0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Islam Giat Berantas Buta Aksara Al-Qur'an Usia Remaja di SMK Negeri 1 Sentajo Raya

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya telah melaksanakan program pemberantasan buta aksara Al-Qur'an di SMK Negeri 1 Sentajo Raya. Selasa 11 Februari 2025.Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an yang benar di kal...

Kuansing (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya telah melaksanakan program pemberantasan buta aksara Al-Qur'an di SMK Negeri 1 Sentajo Raya. Selasa 11 Februari 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an yang benar di kalangan siswa. Program ini melibatkan pengajaran langsung mengenai:

Pertama, bacaan Al-Qur'an yang benar.

"Siswa diajarkan cara membaca Al-Qur'an dengan tartil, memastikan setiap huruf dan kata diucapkan sesuai dengan kaidah yang benar," tutur Ridwan.

Kedua, tajwid yang tepat.

"Kita memberikan penekanan pada penerapan hukum tajwid, seperti idgham, ikhfa, dan iqlab, untuk memastikan kelancaran dan keindahan dalam membaca Al-Qur'an," terang Ridwan.

Ketiga, pengenalan huruf yang akurat.

" Kita memberikan pemahaman mendalam tentang perbedaan dan karakteristik setiap huruf hijaiyah, sehingga siswa dapat membedakan dan mengucapkannya dengan tepat," ungkap Ridwan.

Muhammad Ridwan Penyuluh Agama Islam Kantor KUA Kecamatan Sentajo Raya menyampaikan Adapun nama nama siswa yang mengikuti kegiatan Ini " Amanda Aprilia, Diva Agiska, Sherina Mariska, Nevalia Ilmanda, Clara A Utami, Temi Rahadi, Syahril Saifulloh, Desti Wahyuni, Rifa Alfalah Saputra masing-masing anak anak ini dari berbagai kelas dan juga berbagai macam juga tingkat pengetahuan nya tentang Bacaan dan Huruf Al-Qur'an," Ucap Muhammad Ridwanย 

Dengan adanya program ini, diharapkan siswa SMK Negeri 1 Sentajo Raya dapat, membaca Al-Qur'an dengan benar dan lancar, memahami dan menerapkan hukum tajwid dalam bacaan sehari-hari, meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur'an dan menjadikannya sebagai pedoman hidup.

" Upaya ini menunjukkan komitmen Kementerian Agama melalui para penyuluhnya dalam meningkatkan literasi Al-Qur'an di kalangan generasi muda, sehingga mereka dapat memahami dan mengamalkan ajaran Islam dengan lebih baik," imbuh Ridwan. (RDW)