0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Islam Hadirkan Bimbingan Remaja di SMP PLUS TQH Dumai

Ringkasan: Dumai (Kemenag) Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bukit Kapur kembali melaksanakan kegiatan Goes to School dalam rangka program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS). Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 27/11/2025 pagi di SMP PLUS TQH Dumai yang berlokasi di Bagan...

Dumai (Kemenag) โ€“ Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bukit Kapur kembali melaksanakan kegiatan Goes to School dalam rangka program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS). Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 27/11/2025 pagi di SMP PLUS TQH Dumai yang berlokasi di Bagan Besar.

Pada kesempatan ini, materi disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam, MHD Yazid dan Fifi Delfiani, yang membawakan materi tentang pembinaan keagamaan, penguatan akhlak, serta pentingnya menjaga nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

โ€œProgram Goes to School ini adalah bentuk komitmen Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Bukit Kapur dalam menjangkau remaja usia sekolah agar mereka tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral. Kami berharap kegiatan seperti ini menjadi rutinitas bulanan dan mendapat dukungan penuh dari semua pihak,โ€ ujar Yazid.

Yazid juga menegaskan bahwa tantangan remaja saat ini sangat kompleks, sehingga kehadiran penyuluh agama di sekolah menjadi sangat relevan dan penting. menekankan pentingnya remaja memiliki pegangan nilai Islam dalam bersosialisasi, menggunakan teknologi, serta menjalani kehidupan sebagai pelajar Muslim yang berkarakter.

Kegiatan berlangsung khidmat dan interaktif. Penyuluh agama menyampaikan materi secara komunikatif, dan siswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Program KUA Goes to School ini akan berlanjut setiap bulan, dengan penyuluh agama Islam yang akan bergiliran mengisi materi di berbagai sekolah dalam wilayah Kecamatan Bukit Kapur.

Program BRUS ini bertujuan untuk memberikan bekal nilai-nilai keagamaan kepada para pelajar, terutama dalam menghadapi tantangan remaja seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan teknologi, serta melemahnya semangat beribadah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KUA dalam memperluas layanan bimbingan keagamaan hingga ke sekolah-sekolah. (YZ/Arief)