Kuansing (Kemenag)- Upaya pemberantasan buta aksara Al-Qur'an terus digencarkan oleh Isran Ramis Penyuluh Agama Islam Kecamatan Gunung Toar. Isran Ramis, kembali melaksanakan kegiatan pembinaan membaca Al-Qur'an di salah satu madrasah setempat pada Selasa (29/07/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah siswa dan siswi yang masih mengalami kesulitan dalam membaca huruf hijaiyah dan memahami tajwid dasar. Bertempat di mushalla madrasah, Isran Ramis dengan sabar membimbing para pelajar secara individual maupun kelompok kecil agar dapat membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas kami sebagai penyuluh agama untuk memastikan generasi muda Muslim dapat membaca Al-Qur’an, yang merupakan fondasi utama dalam pendidikan agama Islam,” ujar Isran Ramis saat ditemui di sela kegiatan.
Para siswa terlihat antusias mengikuti pembelajaran, dengan membawa mushaf Al-Qur'an masing-masing. Mereka dibimbing mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, makhraj, hingga praktik membaca surat-surat pendek.
Kepala madrasah mengapresiasi kegiatan ini dan berharap dapat dilakukan secara berkelanjutan. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran penyuluh agama seperti Isran. Semoga kegiatan ini terus berlanjut demi membentuk generasi Qur’ani,” tuturnya.
Dengan semangat dan komitmen yang tinggi, Isran Ramis membuktikan bahwa peran penyuluh agama sangat penting dalam memberantas buta aksara Al-Qur’an di tengah masyarakat, terutama di kalangan pelajar. (Mas)