0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Islam Jemput Bola! Ikhlas Tul Amal Sinergi dengan Polsek Bangkinang Kota Tangani Isu Karhutla

Ringkasan: Bangkinang Kota ( Kemenag )---Menyikapi isu hangat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kini kembali menjadi perhatian nasional dan bahkan internasional, Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Bangkinang Kota, Ikhlas Tul Amal, S.Sy, bergerak cepat menjemput bola dengan membangun sinergi bers...

Bangkinang Kota ( Kemenag )---Menyikapi isu hangat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kini kembali menjadi perhatian nasional dan bahkan internasional, Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Bangkinang Kota, Ikhlas Tul Amal, S.Sy, bergerak cepat menjemput bola dengan membangun sinergi bersama aparat kepolisian, Kamis, 7/8/25

Bertempat di Polsek Bangkinang Kota, Ikhlas Tul Amal berkoordinasi langsung dengan jajaran kepolisian guna mendapatkan arahan dan materi terkait upaya pencegahan Karhutla. Kapolsek Bangkinang Kota IPTU Fitri Yeni, S.Psi, melalui Kanit Samapta IPDA Hasrul, PS, menyampaikan sejumlah poin penting yang menjadi perhatian bersama, terutama terkait peran masyarakat dalam mencegah kebakaran lahan selama musim kemarau ini.

 “Penting sekali untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan. Kegiatan pembakaran, baik skala kecil maupun besar, dapat memicu titik api yang berujung pada Karhutla. Jika terbukti ada unsur kesengajaan dan berakibat fatal, pelaku bisa dikenai sanksi pidana sesuai hukum yang berlaku,” ujar IPDA Hasrul tegas.

Dalam keterangannya, IPDA Hasrul juga memetakan wilayah rawan Karhutla di Kabupaten Kampar, di mana Kecamatan Tapung menjadi daerah dengan potensi titik api tertinggi. Sementara di wilayah Bangkinang Kota, Desa Ridan Permai menjadi salah satu titik yang perlu diwaspadai.

Kapolsek melalui IPDA Hasrul juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kementerian Agama Kabupaten Kampar, khususnya kepada Ikhlas Tul Amal, atas inisiatif dan komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan Karhutla melalui pendekatan keagamaan kepada masyarakat binaan.

Ikhlas Tul Amal menegaskan bahwa peran Penyuluh Agama Islam tidak hanya terbatas pada penyampaian materi keagamaan, tetapi juga ikut berkontribusi dalam merespons isu-isu strategis yang berdampak langsung kepada masyarakat.

 “Penyuluh Agama adalah garda terdepan Kementerian Agama. Kita harus proaktif menjemput informasi dari sumber yang berwenang agar pesan-pesan yang kita sampaikan kepada binaan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Sebagai bentuk dukungan, Polsek Bangkinang Kota juga menyerahkan materi himbauan dan maklumat resmi kepada Ikhlas Tul Amal untuk diteruskan dalam kegiatan kepenyuluhan ke masyarakat.

Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat menjadi contoh inspiratif bagi para penyuluh agama lainnya untuk turut ambil bagian dalam isu-isu sosial dan lingkungan yang sedang dihadapi bangsa saat ini. ( Fatmi/KUA Bkn Kota )