0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Islam: Jusniwati Bakar Semangat Siswa

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Dalam rangka memperkuat pembinaan karakter religius generasi muda, Penyuluh Agama Islam Fungsional Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Jusniwati, melaksanakan kegiatan penyuluhan keagamaan di SMP Negeri 1 Sentajo Raya, Senin (28/07/2025).

Kuansing (Kemenag)— Dalam rangka memperkuat pembinaan karakter religius generasi muda, Penyuluh Agama Islam Fungsional Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Jusniwati, melaksanakan kegiatan penyuluhan keagamaan di SMP Negeri 1 Sentajo Raya, Senin (28/07/2025). Kegiatan ini mengusung tema motivasi keagamaan, dengan fokus menanamkan semangat belajar ilmu agama dan membaca Al-Qur’an sebagai jalan menuju keselamatan dunia dan akhirat.

Di hadapan puluhan siswa, Jusniwati memberikan tausiyah dengan penuh semangat dan penghayatan. Ia menekankan bahwa Al-Qur’an bukan hanya kitab suci untuk dibaca, tetapi juga sumber petunjuk hidup yang akan memberikan syafaat bagi siapa pun yang mempelajarinya dengan ikhlas dan istiqamah.

 “Anak-anakku sekalian, jangan sia-siakan masa muda. Tekunlah belajar agama, rajinlah membaca Al-Qur’an. Karena kelak, di akhirat, Al-Qur’an-lah yang akan menjadi pemberi syafaat bagi kalian. Bahkan, bagi anak yang tekun membaca dan mengamalkan Al-Qur’an, Allah akan pakaikan mahkota cahaya di kepala kedua orang tuanya sebagai bentuk kemuliaan,” ucap Jusniwati dengan suara bergetar, disambut keheningan penuh haru dari para siswa.

Kegiatan penyuluhan ini tidak hanya memberikan motivasi rohani, tetapi juga menggugah kesadaran siswa akan pentingnya peran mereka sebagai generasi penerus yang berakhlak mulia. Jusniwati juga mengajak siswa untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai teman akrab dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar bacaan saat bulan Ramadhan.

Pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut. Guru Pendidikan Agama Islam SMP Negeri 1 Sentajo Raya Tika Ayuningtyas, menyatakan bahwa semangat dan metode penyampaian yang digunakan oleh Jusniwati sangat menyentuh dan mampu membangkitkan motivasi keagamaan siswa.

“Ini bukan sekadar penyuluhan biasa, tapi suntikan semangat spiritual yang sangat kami butuhkan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut secara rutin,” ungkap salah satu guru pendamping.

Di akhir sesi, para siswa diajak untuk membaca doa bersama dan berkomitmen menambah waktu mereka dalam membaca dan mempelajari Al-Qur’an di rumah maupun di lingkungan pendidikan Al-Qur’an setempat.

Dengan kegiatan ini, KUA Kecamatan Sentajo Raya menegaskan kembali komitmennya dalam membina generasi muda Islam yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keimanan dan akhlak. Semangat yang dibakar oleh Jusniwati diharapkan menjadi nyala abadi dalam diri para siswa untuk terus menuntut ilmu agama dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pelita hidup.(RDW)