0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Islam Kampa Beri Bimbingan Tentang “Bakti Istri kepada Suami” di PT Capella Honda Kampar

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )---Dalam rangka memperkuat ketahanan keluarga dan meningkatkan pemahaman keagamaan di lingkungan kerja, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kampa, Dr. Mardiana, S.H.I., M.H., melaksanakan kegiatan bimbingan keagamaan di kelompok binaan pimpinan dan karyawan PT Capella Honda Kampar, pada...

Kampar ( Kemenag )---Dalam rangka memperkuat ketahanan keluarga dan meningkatkan pemahaman keagamaan di lingkungan kerja, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kampa, Dr. Mardiana, S.H.I., M.H., melaksanakan kegiatan bimbingan keagamaan di kelompok binaan pimpinan dan karyawan PT Capella Honda Kampar, pada Selasa (21/10/2025).

Kegiatan penyuluhan kali ini mengangkat tema “Bakti Istri kepada Suami”, sebuah topik yang sangat relevan dalam membangun keharmonisan rumah tangga di tengah tantangan kehidupan modern.

Pimpinan PT Capella Honda Kampar, Santi, menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dan menyampaikan terima kasih kepada pihak Kementerian Agama melalui penyuluh yang telah memberikan bimbingan rohani kepada para karyawan.

Dalam penyampaiannya, Dr. Mardiana menekankan bahwa hubungan suami istri bukan hanya ikatan lahir, tetapi juga ikatan batin yang berlandaskan nilai-nilai keimanan dan kasih sayang.

 “Bakti seorang istri kepada suami adalah bagian dari ibadah. Ketika dijalankan dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab, rumah tangga akan dipenuhi keberkahan dan ketenteraman,” ungkapnya.

Santi  juga menambahkan bahwa keharmonisan dalam keluarga akan berdampak positif pada semangat dan produktivitas di tempat kerja. Oleh karena itu, penting bagi setiap pasangan untuk saling menghormati, memahami peran masing-masing, dan berkomunikasi dengan baik.

Kegiatan yang diikuti dengan antusias oleh para karyawan ini ditutup dengan sesi tanya jawab seputar permasalahan keluarga dan spiritualitas dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan seperti ini, penyuluh agama Islam terus hadir di tengah masyarakat untuk menyebarkan nilai-nilai agama, memperkuat ketahanan keluarga, serta membentuk lingkungan kerja yang harmonis dan bernuansa religius.

Fatmi