Kampar ( Kemenag )---Penyuluh Agama Islam Kecamatan Bangkinang Kota, Ikhlas Tul Amal, S.Sy., mengikuti Webinar Nasional Zoom Meeting bersama Kasubdit Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik Keagamaan Kementerian Agama RI, H. Dedi Slamet Riyadi, M.Ag., Rabu (24/9/2025) pukul 18.30 WIB.
Webinar bertajuk “Diskusi Penguatan Aktor Resolusi Konflik D’PARK: Peran Penyuluh Agama dalam Kontra Narasi Ekstremisme di Era Digital” ini menghadirkan pembicara utama H. Dedi Slamet Riyadi, M.Ag., serta menghadirkan narasumber Muhammad Hudori (Aktor Resolusi Konflik Provinsi Jawa Barat). Diskusi ini dimoderatori oleh Melli Yani (Aktor Resolusi Konflik Provinsi Riau).
Kegiatan ini diikuti oleh Penyuluh Agama Islam dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Webinar tersebut dilatarbelakangi oleh terbitnya KMA No. 332 Tahun 2023 tentang Sistem Peringatan Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan, yang menjadi pedoman dalam menjaga dan merawat kerukunan serta toleransi antarumat beragama di Indonesia.
Dalam pemaparannya, H. Dedi Slamet Riyadi, M.Ag. menekankan pentingnya peran penyuluh agama sebagai garda terdepan dalam membangun narasi damai dan moderat, terutama di era digital yang sarat dengan penyebaran paham radikal dan intoleran. “Penyuluh harus hadir di ruang-ruang digital, menyampaikan pesan-pesan agama yang sejuk, bijak, dan menguatkan semangat kebangsaan,” tegasnya.
Sementara itu, narasumber Muhammad Hudori menekankan perlunya kolaborasi lintas daerah dalam resolusi konflik agar lebih efektif, efisien, komprehensif, dan berkelanjutan.
Kehadiran penyuluh agama dalam kegiatan nasional ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas mereka sebagai aktor resolusi konflik serta meningkatkan kesiapan dalam melakukan kontra narasi ekstremisme di masyarakat.
Dengan semangat Rahmatan lil ‘Alamin, Penyuluh Agama Islam terus mengambil peran strategis dalam menjaga kerukunan umat beragama dan mewujudkan kehidupan sosial yang damai di Indonesia.
Kontributor: Fatmi