Indragiri Hulu, (Inmas). Pentingnya memahami arah kiblat yakni, pertama Panduan Ibadah. Mengetahui arah kiblat yang tepat memastikan keabsahan dan kesempurnaan pelaksanaan ibadah, terutama shalat. Kedua, Identitas Umat. Menghadap kiblat menjadi symbol kesatuan dan kebersamaan umat Islam di seluruh dunia. Ketiga, Penghormatan. Mengarahkan diri ke kiblat merupakan bentuk penghormatan dan pengabdian kepada Allah SWT. Keempat, Jati Diri. Memahami arah kiblat memperkuat jati diri dan kesadaran akan identitas Islami.
Hari Sejuta Kiblat merupakan kegiatan inovasi dari Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Dirjen Bimas Islam Kemenag RI. Acara ini ingin menjadikan arah kiblat sebagai spirit untuk persatuan umat Islam di Indonesia.
Tujuan dan makna Hari Sejuta Kiblat: Pertama Kesatuan; Menguatkan ikatan dan rasa kebersamaan umat Islam di seluruh Indonesia melalui fokus yang sama terhadap arah kiblat. Kedua, Refleksi: Memberi kesempatan untuk merenungkan makna dan orientasi kiblat dalam kehidupan spiritual kita. Ketiga, Edukasi. Meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda tentang arah kiblat dan cara menentukannya. Keempat, Pencatatan Rekor MURI: Membuar Rekor MURI kegiatan mengukur arah kiblat dalam satu hari dengan jumlah lebih dari satu juta masyarakat yang terlibat. Hari Sejuta Kiblat akan dilaksanakan pada hari Senin 27 Mei 2024 Pukul 16:18 WIB/17:18 WITA (Rashadul Kiblat/Istiwa a’zam), yakni fenomena matahari tepat di atas Ka’bah, sehingga semua bayangan dari benda yang tegak lurus akan mengarah ke kiblat.
Jum’at 24 Mei 2024, dalam rangka persiapan Hari Sejuta Kiblat, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Rengat atas nama Sri Hastuti, A.Ma dan Elfarni, S.Ag melaksanakan Sosialiasi Hari Sejuta Kiblat kepada kelompok binaan BBQ (Belajar Baca Qur’an) Anggota Bhayangkari Polres Inhu, tempat: Masjid Ikhsan Ar-Rahman Polres Inhu.
Kepada Inmas Kankemenag Kab. Inhu disampaikan Sri Hastuti bahwasanya masing-masing Penyuluh Agama Islam mengajak minimal 25 orang untuk mendaftarkan diri melalui link serta memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang peristiwa istiwa a’zam, serta melaporkan kegiatan tersebut kepada Kepala KUA dalam bentuk tertulis yang kemudian diserahkan kepada Kepala Kemenag Kab/Kota. Ditambahkan Sri Hastuti bahwasanya aka nada doorprize Rp. 20.000.000 (dua puluh juta) untuk 60 orang dengan syarat: Sudah mendaftar melalui link/tautan yang tersedia; Follow instagram @bimasislam dan @harisejutakiblat; Upload foto di instagram saat mengukur arah kiblat; Tag dan mention akun @harisejutakiblat; dan Pakai hastag #harisejutakiblat#bimasislam.(tulang)