Kampar ( Kemenag )-- Dalam upaya memperkuat sinergi pembinaan keagamaan di tingkat kecamatan, para Penyuluh Agama Islam Kecamatan Salo mengadakan silaturrahim dan diskusi bersama Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Salo, Buya H. Syamsul Kamar, Selasa, 24/6/2026
Pertemuan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keprihatinan terhadap kondisi keagamaan, moral, dan etika masyarakat saat ini, khususnya di kalangan remaja. Dalam diskusi tersebut, kedua pihak membahas sejumlah isu penting di tingkat lokal serta merumuskan langkah-langkah pembinaan keagamaan yang lebih konkret dan terarah.
Salah satu hasil utama dari pertemuan ini adalah komitmen bersama untuk bersinergi dalam program pembinaan imam dan khatib, kegiatan baca tulis Al-Qur'an bagi remaja, serta berbagai kegiatan edukatif lainnya yang bertujuan membentengi generasi muda dari pengaruh negatif zaman.
โKita memulai dari rasa keprihatinan bersama terhadap kondisi umat, khususnya generasi muda. Maka kami sepakat untuk menjalin kerja sama yang lebih erat antara MUI dan para penyuluh agama dalam membina dan mengarahkan umat menuju kehidupan yang lebih baik secara moral dan spiritual,โ ujar Buya H. Syamsul Kamar.
Senada dengan itu, perwakilan penyuluh Indra Gamal, S. Ag menyampaikan bahwa kekuatan kolaborasi antara lembaga keagamaan seperti MUI dan para penyuluh akan menjadi fondasi penting dalam pembangunan karakter dan akhlak masyarakat. Diharapkan, melalui kerja sama ini, kegiatan-kegiatan pembinaan yang bersifat preventif dan solutif dapat terus ditingkatkan di tengah masyarakat.
Pertemuan ini juga menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah antara sesama pelayan umat, sekaligus memastikan bahwa seluruh elemen yang peduli terhadap kemajuan umat dapat berjalan seirama dan saling mendukung demi kemaslahatan masyarakat dan kemajuan negeri. ( Fatmi/Cicy/Ags )