Siak (Inmas) - Tuntutlah Ilmu
dari ayunan sampai ke liang lahat, hadist Rasulullah SAW tersebut cocok untuk santriwan
dan santriwati di TPQ An-Nur Kampung Buana bakti. bukan hanya anak-anak usia
dini dari Taman Kanak-kanan (TK) sampai Sekolah Menangh Atas (SMA), banyak juga
ibu-ibu lanjut usia yang tetap bersemangat menimba ilmu Al-Qur'an.
Seperti yang diucapkan oleh Mbah
Sunardi yang merupakan takmir mushalla An-Nur sekaligus pembina TPQ tidak ada
kata terlambat dalam menuntut ilmu Al Qur’an, "tidak ada kata terlambat
untuk belajar Al Qur’an, Allah menjanjikan bagi hamba-Nya yang mendalami Al
Qur’an akan dibersamakan dengan para malaikat. Seperti sabda Rasulullah SAW orang
yang membaca Al Qur’an dengan mahir adalah bersama para malaikat yang mulia
lagi taat, sedangkan orang yang membaca Al-Qur’an dengan tergagap dan susah
membacanya baginya dua pahala. “(Hadits Muttafaq ‘Alaih).
Selain belajar Al Qur’an, menurut
salah satu tenaga pengajar Ustadz Muklasi menyampaikan bahwa di di TPQ An Nur
juga diajarkan adab dan perilaku, “di sini juga menitikberatkan pemahaman adab di
atas ilmu, ”bagaimana adab kita terhadap orang yang lebih tua, bagaimana tata
bicara kita dengan teman sebaya serta bagaimana perilaku kita terhadap orang
yang lebih muda, orang yang beradab insya Allah juga berilmu sementara orang
berilmu belum tentu beradab” ucapnya.
Kegiatan belajar mengajar di TPQ
An Nur juga dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam pada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan
Kerinci Kanan Sahrizal, S.Sos.I, dalam pembinaan praktek ibadah yang dilakukan
pada setiap malam Senin. Adapun di TPQ An Nur tidak hanya Ustadz yang mendidik,
tetapi juga Ustadzah salah satunya Ustadzah Lilis yang mendidik dengan lemah
lembut khas keibuannya.
Ustazah Lilis mengungkapkan,
bahwa guru adalah sebagai murabbi al ruh, “guru sebagai murabbi al ruh yang
artinya orang yang bertanggung jawab
terhadap perkembangan jiwa santri. Guru bertugas mengisi dan mendidik
otak santri dengan pengetahuan yang benar, mengisi hatinya dengan akidah, dan ruhnya
dengan akhlakul karimah atau perilaku yang baik” ungkapnya (Rz)