0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Islam Kecamatan Logas Tanah Darat Komitmen Berantas Buta Aksara Al-Qur'an

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) - Umat Islam harus peduli masalah buta aksara Al-Qur an ini, betapa banyaknya orang yang tidak bisa membaca Al-Qur'an. Bagaimana mau memahami Al-Qur'an jika membaca saja tidak bisa, apalagi mengamalkannya ." Menyikapi hal tersebut dibutuhkan kepedulian semua pihak agar jumlah buta...

Kuansing (Kemenag) - Umat Islam harus peduli masalah buta aksara Al-Qur’an ini, betapa banyaknya orang yang tidak bisa membaca Al-Qur'an. Bagaimana mau memahami Al-Qur'an jika membaca saja tidak bisa, apalagi mengamalkannya .

" Menyikapi hal tersebut dibutuhkan kepedulian semua pihak agar jumlah buta huruf Al-Qur'an dapat dikurangi," demikian disampaikan Reni Ari Susanti Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Logas Tanah Darat saat melakukan sosialisasi dalam program pemberantasan buta aksara Al- Qur'an di Desa Logas. Selasa 28 Januari 2025.

Reni Ari Susanti menyatakan bahwa " sosialisasi dan program pemberantasan buta huruf Al-Qur’an merupakan tanggung jawab Kementerian Agama yang dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam," ungkapnya.

" Bentuk program pemberantasan buta huruf Al Quran yaitu sosialisasi pada usia lanjut, sebagai pembentuk generasi bangsa, penyuluh akan secara bergiliran mengadakan pembinaan dan penyuluhan untuk selalu mengarahkan peserta didik agar selalu belajar dan terus belajar dalam baca tulis Al-Qur'an," sambungnya.

" Insyaallah dengan bantuan penyuluh agama, program-program yang telah diterapkan di Desa akan lebih matang dan lebih baik, sehingga proses pembelajaran baca tulis Al-Quran lebih efektif, cepat, dan mudah dipahami," tekad Reni Ari Susanti optimis. (NW)