0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Islam Kecamatan Sentajo Raya Ikuti Acara Zoom Meeting Tupoksi Kinerja Penyuluh Agama Islam

Ringkasan: Kuansing (Kemenag ) - Senin 3 Februari 2025 Penyuluh Agama Islam Jusniwati mengikuti acara Zoom Meeting yang membahas Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) serta Kinerja Penyuluh Agama Islam. Acara ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan pemahaman dan efektivitas kerja para penyuluh dalam membimbin...

Kuansing (Kemenag ) - Senin 3 Februari 2025 Penyuluh Agama Islam Jusniwati mengikuti acara Zoom Meeting yang membahas Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) serta Kinerja Penyuluh Agama Islam. Acara ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan pemahaman dan efektivitas kerja para penyuluh dalam membimbing umat serta menjalankan program keagamaan secara lebih optimal.

Kegiatan yang diadakan secara daring ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Agama serta para akademisi yang berkompeten di bidang dakwah dan pembinaan umat. Dalam sesi tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan terkait peran strategis penyuluh dalam membangun kesadaran keagamaan, memperkuat moderasi beragama, serta mendukung program-program pemerintah di bidang keagamaan dan sosial.

Jusniwati, yang aktif sebagai Penyuluh Agama Islam di daerahnya menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas dakwah dan pelayanan kepada masyarakat. “Melalui pertemuan ini, kami semakin memahami bagaimana menjalankan tugas dengan lebih profesional, serta bagaimana menjawab tantangan dakwah di era digital,” ujarnya.

Dalam Zoom Meeting ini, para penyuluh juga diajak untuk memahami kembali Tupoksi Penyuluh Agama Islam, di antaranya:

1. Menyampaikan Bimbingan Keagamaan – Memberikan pemahaman Islam yang moderat dan inklusif kepada masyarakat.

2. Membina Kehidupan Beragama – Mendorong keharmonisan dan toleransi antar umat beragama.

3. Menjadi Agen Perubahan Sosial – Berperan aktif dalam program pemberdayaan masyarakat berbasis keagamaan.

4. Menyampaikan Kebijakan Pemerintah – Mengkomunikasikan program-program Kementerian Agama kepada masyarakat.

Selain itu, dalam sesi diskusi para peserta diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan tantangan yang dihadapi di lapangan, termasuk bagaimana menghadapi disinformasi keagamaan dan meningkatkan peran penyuluh di tengah masyarakat yang semakin dinamis.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para Penyuluh Agama Islam dapat semakin meningkatkan kompetensi dan profesionalismenya dalam menjalankan tugas. 

" Pemerintah juga menekankan pentingnya sinergi antara penyuluh, tokoh agama, serta masyarakat dalam menciptakan kehidupan beragama yang harmonis dan penuh toleransi," ungkap Jusniwati.

Beliau menambahkan bahwa hasil dari Zoom Meeting ini akan diterapkan dalam tugas sehari-hari agar dakwah dan pembinaan keagamaan dapat lebih efektif dan tepat sasaran. 

“Kami berharap dapat terus mengikuti pelatihan-pelatihan semacam ini agar semakin profesional dalam menjalankan tugas sebagai penyuluh agama,” pungkasnya.

Acara Zoom Meeting ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas penyuluhan agama di Indonesia, sekaligus memperkuat peran Penyuluh Agama Islam sebagai ujung tombak dalam membangun masyarakat yang religius, damai, dan sejahtera.(RDW)