0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Islam Keritang Isi Tausiah Safari Ramadan DMI di Surau Nurul Iman

Ringkasan: Tembilahan (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam Kecamatan Keritang, Nurdin, bergabung dalam Tim Safari Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan mengisi tausiah agama dalam kegiatan safari Ramadan di Surau Nurul Iman, Kuala Proyek, Desa Nusantara Jaya, Kecamatan Keritang pada Selasa malam (11/3/2025).Kegiatan sa...

Tembilahan (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam Kecamatan Keritang, Nurdin, bergabung dalam Tim Safari Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan mengisi tausiah agama dalam kegiatan safari Ramadan di Surau Nurul Iman, Kuala Proyek, Desa Nusantara Jaya, Kecamatan Keritang pada Selasa malam (11/3/2025).

Kegiatan safari Ramadan ini merupakan bagian dari upaya DMI untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan dan meningkatkan pemahaman agama di masyarakat. Dalam tausiahnya, Nurdin menyampaikan pesan-pesan tentang pentingnya meningkatkan ketakwaan dan memperbanyak amal ibadah di bulan Ramadan.

Jemaah yang hadir tampak antusias mendengarkan tausiah yang disampaikan oleh Nurdin. Ia mengajak seluruh jamaah untuk memanfaatkan momen Ramadan dengan sebaik-baiknya, memperbanyak ibadah, dan menjauhi perbuatan yang sia-sia.

Dalam tausiahnya, Nurdin menekankan pentingnya meningkatkan ketakwaan di bulan Ramadan. Ia menjelaskan bahwa Ramadan adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan, sehingga umat Islam harus memanfaatkan kesempatan ini untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

"Ramadan adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan. Mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan ketakwaan dan memperbanyak amal ibadah. Jangan sia-siakan waktu kita di bulan yang mulia ini dengan hal-hal yang tidak bermanfaat,” ujar Nurdin saat memberikan tausyiahnya.

Nurdin juga mengajak jamaah untuk memperbanyak amal ibadah, seperti shalat tarawih, membaca Al-Qur'an, bersedekah, dan berbuat baik kepada sesama. Ia mengingatkan bahwa setiap amal baik yang dilakukan di bulan Ramadan akan dilipatgandakan pahalanya.

"Setiap amal baik yang kita lakukan di bulan Ramadan akan dilipatgandakan pahalanya. Oleh karena itu, mari kita berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan, baik kepada sesama maupun kepada Allah SWT,” katanya.

Selain itu, Nurdin juga menyinggung tentang pentingnya menjaga lisan dan perbuatan dari hal-hal yang dapat membatalkan puasa atau mengurangi pahala Ramadan. Ia mengajak jamaah untuk menghindari ghibah, fitnah, dan perbuatan tercela lainnya.

"Jagalah lisan dan perbuatan kita dari hal-hal yang dapat membatalkan puasa atau mengurangi pahala Ramadan. Hindari ghibah, fitnah, dan perbuatan tercela lainnya. Mari kita jadikan Ramadan ini sebagai momentum untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” tambahnya.  (Ria)