Bengkalis (Kemenag) –
Dahniar Sumarni, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bengkalis, menghadiri
kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja
Desa (APBDesa) Tahun Anggaran 2025 yang digelar pada Senin, 28 Juli 2025 di
Kantor Desa Air Putih, Bengkalis.
Selain sebagai penyuluh,
Dahniar juga dikenal sebagai hafizhoh Al-Qur'an 30 juz yang telah mengabdikan
dirinya sebagai guru tahsin dan tahfidz. Sejak usia remaja, beliau telah menyelesaikan
hafalan Al-Qur’an dan hingga kini aktif membina generasi Qur’ani melalui Rumah
Tahfidz yang ia dampingi.
Musdes dibuka secara resmi
oleh Ketua BPD Air Putih, Muhammad Dodi T, dan turut dihadiri oleh Kepala Desa
Air Putih Muhammad Syaifuddin, Babinsa Bapak Aritonga, Bhabinkamtibmas Bapak
Hamdan, ketua RT dan RW se-Desa Air Putih, pengurus lembaga pendidikan, anggota
BPD, tokoh masyarakat, dan masyarakat umum. Doa kegiatan dipimpin oleh M.
Syukri.
Dalam sambutannya, Kepala
Desa menyampaikan bahwa secara global terdapat pengurangan pada dana masuk ke
desa dari berbagai sumber, seperti Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD),
Dana Bermasa, retribusi, dan pajak. Oleh karena itu, penyesuaian anggaran perlu
dilakukan agar program desa tetap berjalan.
“Walaupun terjadi
pengurangan, saya berharap seluruh masyarakat tetap dapat menjalankan kegiatan
desa dengan baik dan penuh tanggung jawab,” ujar Muhammad Syaifuddin.
Kegiatan Musdes ditutup
dengan sesi tanya jawab dan diskusi yang menjadi wadah partisipasi warga dalam
menyampaikan pandangan dan masukan terhadap perubahan anggaran desa. (EG)