Bantan (Kemenag) - Muhammad Khairul Fiqri, M.Pd, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantan, mengikuti rapat koordinasi secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau dan seluruh penyuluh agama Islam se-Provinsi Riau Selasa, (02/09/2025).
Rapat tersebut ini mengangkat tema “Menyikapi Situasi Negeri Saat Ini”. Dalam arahannya, Kepala Kanwil Kemenag Riau menyampaikan pesan penting agar para penyuluh agama selalu menjaga sikap dan senantiasa santun dalam mengapresiasi setiap pendapat. Beliau menegaskan agar penyuluh agama tidak terlibat dalam bentuk penyampaian pendapat yang berujung pada kekerasan, tindakan anarkis, maupun kerusakan fasilitas umum.
Kakanwil menyoroti situasi aktual di masyarakat, di mana demonstrasi yang berlangsung belakangan ini telah menimbulkan korban jiwa, luka-luka, dan kerugian materil akibat aksi anarkis. Beliau mengingatkan bahwa penyampaian aspirasi adalah hak setiap warga negara, namun harus dilakukan dengan cara yang baik, damai, dan berlandaskan hukum yang berlaku. Aksi yang berujung pada perpecahan, kerusakan fasilitas publik, dan mengganggu ketertiban umum justru merugikan masyarakat itu sendiri.
Dalam hal ini, peran penyuluh agama dinilai sangat penting. Penyuluh agama dituntut untuk hadir di tengah masyarakat sebagai penyejuk, penuntun, dan pemberi solusi melalui pendekatan keagamaan. Dengan tutur kata yang santun dan pemahaman agama yang moderat, penyuluh diharapkan mampu menenangkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi, tetap menjaga persatuan, serta menyampaikan pendapat dengan cara yang bijak dan konstruktif.
Rapat virtual ini berlangsung lancar dengan partisipasi aktif para penyuluh dari berbagai daerah di Riau. Melalui koordinasi ini, diharapkan penyuluh agama semakin solid dalam menjalankan peran strategisnya membina umat, menjaga kerukunan masyarakat, dan menjadi garda terdepan dalam meredam potensi konflik sosial yang muncul akibat dinamika politik dan ekonomi bangsa.