0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bengkalis Hadiri Peringatan Isra Mi'raj dan Tarhib Ramadhan PC Muslimat NU Bengkalis

Ringkasan: Bengkalis Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bengkalis bersama staf turut menghadiri acara peringatan Isra Mi'raj dan Tarhib Ramadhan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Bengkalis di Aula Kantor Kemenag Bengkalis, dimulai jam 08.00- 11.00.

Bengkalis – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bengkalis bersama staf turut menghadiri acara peringatan Isra Mi'raj dan Tarhib Ramadhan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Bengkalis di Aula Kantor Kemenag Bengkalis, dimulai jam 08.00- 11.00.

Acara yang penuh berkah ini dihadiri oleh pengurus PC Muslimat NU Kabupaten Bengkalis, PAC Kecamatan Bengkalis, PAC Bantan, serta Pengurus  Ranting dari Kec. Bengkalis. Acara ini dipandu oleh Dahniar Sumarni, S.Pd.I sebagai MC yang merupakan penyuluh agama Islam KUA Kec. Bengkalis.


Acara diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh Asmarida, S.H., selaku staf KUA Kecamatan Bengkalis. Selanjutnya, sedangkan Eny Gustinawati, yang juga menjabat sebagai Ketua II PC Muslimat NU, menyampaikan kata sambutan. 

Dalam kata sambutannya Eny mengucapkan terima kasih kepada panitia dan seluruh undangan yang hadir dan mengucapkan selamat kepada bu Khofifah Indah Parawansa sebagai Ketua Umum Dewan Pembina Muslimat NU periode 2025-2030 dan Arifatul Choiri Fauzi sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat periode 2025-2030 yang terpilih dalam kongres ke XVIII di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Sementara itu, ceramah utama disampaikan oleh Suyendri, S.IQ., yang lebih akrab disapa Yai Hendri, Pimpinan Pesantren Madani Bengkalis.


Dalam tausiyahnya, Yai Hendri menyampaikan berbagai hikmah yang dapat diamalkan oleh seluruh jamaah, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Beliau menekankan pentingnya dua amalan utama yang harus diperjuangkan, baik di bulan Ramadhan maupun di luar Ramadhan, yaitu:
Memperbanyak istighfar sebagai bentuk permohonan ampun kepada Allah.

Menghidupkan malam dengan qiyamul lail dan sholat tahajjud untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Selain itu, Yai Hendri juga mengajak jamaah untuk memperbanyak rasa syukur kepada Allah dengan beberapa cara:


1. Mensederhanakan pakaian, tidak berlebihan dalam berbusana.
2. Mensederhanakan makanan, tidak berlebih-lebihan dalam konsumsi.
3. Menjadikan ilmu sebagai teman setia dalam kehidupan.
4. Menjadikan masjid sebagai rumah, tempat kembali untuk mendekatkan diri kepada Allah.


Beliau juga mengingatkan bahwa bagi yang telah memasuki usia 40 tahun ke atas, hendaknya semakin memperbanyak ibadah, termasuk sholat sunnah dan amalan lainnya.


Acara yang berlangsung dengan penuh khidmat ini ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Yai Hendri, memohon keberkahan dan kekuatan dalam menjalankan ibadah, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Peringatan Isra Mi'raj dan Tarhib Ramadhan ini menjadi momentum berharga bagi Muslimat NU dan para hadirin untuk semakin memperkuat iman dan memperbanyak amal kebaikan. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi semua yang hadir.