0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sentajo Raya Konsisten Berantas Buta Aksara Al-Qur'an di SMP Negeri 1 Sentajo Raya

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya melalui Penyuluh Agama Islam telah melaksanakan program pemberantasan buta aksara Al-Qur'an di SMP Negeri 1 Sentajo Raya. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur'an di k...

Kuansing (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya melalui Penyuluh Agama Islam telah melaksanakan program pemberantasan buta aksara Al-Qur'an di SMP Negeri 1 Sentajo Raya. 

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur'an di kalangan siswa, sebagai upaya membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan berpengetahuan agama yang kuat. Senin 17 Februari 2025.

Penyuluh Agama islam yang hadir pada Penyuluhan Berantas Buta Aksara Al Qur'an yakni Jusniwati, Muhammad Ridwan, Muhammad Isam, Sapri Marlian dan Perlindungan bersama sama mengajar kan Al-Qur'an bagi anak anak SMP Negeri 1 Sentajo Raya.

Tingginya angka buta aksara Al-Qur'an di kalangan generasi muda menjadi perhatian serius bagi KUA Kecamatan Sentajo Raya. Data menunjukkan bahwa banyak siswa yang belum mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. 

" Hal ini mendorong Penyuluh Agama Islam untuk mengambil langkah proaktif dalam mengatasi permasalahan tersebut melalui program pemberantasan buta aksara Al-Qur'an di sekolah-sekolah," ungkap Ridwan.

Program ini dilaksanakan dengan metode pembelajaran yang interaktif dan partisipatif. Para penyuluh agama bekerja sama dengan guru Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Sentajo Raya untuk menyusun kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan siswa. 

"Kegiatan pembelajaran meliputi pengenalan huruf hijaiyah, tajwid, serta praktik membaca Al-Qur'an secara tartil," tutur Ridwan.

" Sejak dimulainya program ini, terdapat peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca Al-Qur'an di kalangan siswa. Selain itu, program ini juga berhasil menumbuhkan minat dan kecintaan siswa terhadap Al-Qur'an. Orang tua dan masyarakat setempat menyambut baik inisiatif ini dan berharap program serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang," terangnya.

Meskipun program ini telah menunjukkan hasil yang positif, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan waktu dan sumber daya. 

" Untuk mengatasi hal ini, KUA Kecamatan Sentajo Raya berencana untuk melibatkan lebih banyak relawan dan memperluas kerja sama dengan berbagai pihak guna memastikan keberlanjutan dan efektivitas program pemberantasan buta aksara Al-Qur'an di wilayah tersebut," kata Rindra Febrian selaku KUA.

Program pemberantasan buta aksara Al-Qur'an di SMP Negeri 1 Sentajo Raya ini merupakan langkah nyata KUA Kecamatan Sentajo Raya dalam membina generasi muda yang beriman dan berakhlak mulia. Diharapkan, upaya ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan literasi Al-Qur'an di kalangan pelajar.(RDW)