Mandau (Kemenag) – Malam terasa hangat di Masjid Al-Ikhlas, Jalan Jawa, ketika alumni kader penggerak Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Mandau berkumpul dalam pertemuan rutin bulanan Sabtu (6/9/2025). Pertemuan yang berlangsung dari pukul 20.30 hingga 22.00 WIB itu dihadiri oleh 17 orang kader NU, termasuk di dalamnya Penyuluh Agama Islam KUA Mandau, Ahmad Sehat.
Suasana pertemuan dipenuhi rasa kekeluargaan dan semangat perjuangan. Para kader NU membahas langkah-langkah konkret pergerakan dakwah dan sosial di tengah masyarakat, agar kehadiran NU benar-benar dirasakan manfaatnya oleh umat.
Ahmad Sehat menuturkan, forum ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan ruang untuk memperkuat ukhuwah dan merancang gerakan nyata. “Kader NU di Mandau harus hadir sebagai penggerak kebaikan, membawa kedamaian, serta memberi solusi nyata bagi problematika masyarakat,” ucapnya penuh harap.
Diskusi berlangsung hangat, penuh semangat, dan diselingi canda ringan khas warga NU. Namun, di balik itu, terselip keseriusan untuk melanjutkan perjuangan para ulama dan menjaga tradisi keislaman yang moderat, ramah, serta berakar kuat di masyarakat.
Pertemuan ditutup dengan doa bersama, memohon kekuatan dan keberkahan agar kader NU di Mandau mampu istiqamah dalam perjuangan, serta tetap menjadi penopang utama dalam menjaga harmoni kehidupan beragama dan bermasyarakat.
Kehadiran Ahmad
Sehat dalam forum ini menjadi penegasan bahwa peran penyuluh agama tidak hanya
sebatas di kantor, tetapi juga hadir di tengah pergerakan umat menguatkan,
meneguhkan, dan menebarkan semangat kebersamaan demi kemaslahatan bersama.