Mandau (Kemenag) – Penyuluh Agama Islam KUA Mandau, Ahmad Sehat, mengikuti kegiatan Zoom Meeting bersama Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, pada Selasa (2/9/2025). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dipandu diikuti oleh seluruh penyuluh agama Islam sebanyak 279 orang dari berbagai Kemenag kabupaten/kota se-Riau.
Dalam arahannya, Kakanwil menyampaikan pesan-pesan penting dari Menteri Agama RI terkait kondisi bangsa saat ini. Ia menegaskan bahwa penyuluh agama harus bersikap bijak dalam menyikapi dinamika sosial dan politik yang berkembang. “Penyuluh hendaknya mampu memberikan pencerahan yang menyejukkan umat, bukan sebaliknya ikut memperkeruh suasana,” ujar Muliardi.
Beliau juga mengingatkan agar penyuluh mengajak keluarga, jamaah, dan masyarakat untuk selalu menjaga persatuan dengan melaksanakan istigasah serta doa kebangsaan di lingkungan masing-masing. Selain itu, peran penyuluh dalam menggerakkan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) untuk membantu masyarakat miskin juga menjadi perhatian utama. “Harapannya, penyuluh mampu mencerahkan dan mencerdaskan umat,” tambahnya.
Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Bengkalis, Nurleili Lubis, dalam forum tersebut menyampaikan saran agar para ASN PPPK yang baru lulus mendapat pembinaan rutin. Menurutnya, hal ini penting agar mereka benar-benar memahami esensi tugas dan tanggung jawab seorang penyuluh. Saran ini langsung ditanggapi positif oleh Kakanwil. “Terima kasih atas masukannya. Insya Allah pembinaan khusus tersebut akan kita laksanakan,” jawab Muliardi.
Diskusi semakin hangat ketika perwakilan penyuluh dari Pelalawan, Abdurrahman, menanyakan langkah konkret penyuluh dalam menghadapi kondisi kekinian. Muliardi menegaskan tiga hal utama yang harus dilakukan penyuluh: menjaga penampilan sederhana, hadir di tengah masyarakat untuk memberikan penyuluhan dan informasi yang benar, serta memberikan perhatian nyata terhadap kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini meneguhkan kembali peran vital penyuluh agama Islam sebagai garda terdepan dalam menjaga kerukunan, memberikan bimbingan rohani, serta menjadi teladan di tengah-tengah masyarakat.