0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Islam KUA Mandau Pimpin Doa Haru pada Kegiatan Pendampingan Program Pemberdayaan Ummat

Ringkasan: Mandau (Kemenag) Suasana khidmat menyelimuti kegiatan Pendampingan Program KUA Pemberdayaan Ummat yang digelar di Masjid Assalam, Jalan Hang Tuah, Kecamatan Mandau, Rabu (27/8/2025). Acara yang dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, pengurus masjid, dan jajaran KUA Mandau itu ditutup dengan doa pe...

Mandau (Kemenag) – Suasana khidmat menyelimuti kegiatan Pendampingan Program KUA Pemberdayaan Ummat yang digelar di Masjid Assalam, Jalan Hang Tuah, Kecamatan Mandau, Rabu (27/8/2025). Acara yang dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, pengurus masjid, dan jajaran KUA Mandau itu ditutup dengan doa penuh pengharapan yang dipimpin oleh Penyuluh Agama Islam KUA Mandau, Ahmad Sehat.

Dalam doanya, Ahmad Sehat dengan penuh kekhusyukan memohon agar kegiatan pendampingan ini diberkahi Allah SWT, berjalan lancar, dan membawa manfaat besar bagi seluruh masyarakat. Ia juga berdoa agar semangat pemberdayaan umat yang berbasis masjid tidak hanya berhenti pada tataran wacana, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan umat.

“Ya Allah, jadikanlah acara ini penuh berkah-Mu. Lancarkan segala program yang telah direncanakan, dan semoga dari kegiatan ini lahir langkah-langkah nyata yang bisa menolong saudara-saudara kami, menguatkan masjid sebagai pusat pemberdayaan, dan menghadirkan manfaat luas bagi umat,” lantunnya dengan suara bergetar.

Doa yang dipanjatkan Ahmad Sehat seakan menyentuh hati para hadirin yang menundukkan kepala penuh kekhusyukan. Harapan besar terpancar dari wajah peserta, seakan mengamini setiap kalimat doa yang dipanjatkan.

Sementara itu, jalannya acara dipandu dengan hangat oleh Nurleili Lubis, Penyuluh Agama Islam KUA Mandau yang bertindak sebagai pembawa acara (MC). Dengan gaya yang komunikatif, Nurleili mampu menjaga suasana tetap tertib namun penuh keakraban hingga rangkaian kegiatan selesai.

Kegiatan ini menjadi momentum penting yang meneguhkan tekad bersama, bahwa KUA bukan hanya sekadar mengurus administrasi pernikahan, tetapi juga memiliki peran besar dalam menggerakkan pemberdayaan ekonomi berbasis masjid. Doa dan harapan yang dipanjatkan di akhir acara menjadi simbol semangat kolektif untuk mewujudkan kesejahteraan umat yang lebih baik di Mandau dan sekitarnya.