Kuansing (Kemenag). Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Pangean, Abandri, kembali melaksanakan pembinaan rutin kepada kelompok binaan anak-anak di Masjid Nur Hidayah, Desa Pauh Angit, Ahad (27/7/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Abandri menyampaikan materi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan kebiasaan ngelem (menghirup lem), yang kini mulai menyasar kalangan remaja dan anak-anak. Ia menekankan bahwa narkoba dan zat adiktif lainnya dapat merusak masa depan generasi muda, merusak fisik dan mental, serta menjauhkan mereka dari nilai-nilai agama.
"Kita harus menjaga diri sejak dini, menjauhi lingkungan yang buruk, dan mengisi waktu dengan kegiatan positif seperti mengaji dan ibadah," ujarnya di hadapan para peserta yang mengikuti dengan penuh antusias.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan rutin yang dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Pangean, guna membentuk karakter anak-anak yang religius, berakhlak baik, dan menjauhi perilaku menyimpang.
Dengan pendekatan agama dan komunikasi yang santun, Abandri berharap generasi muda di Pangean dapat tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, cerdas, dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, dan lingkungan. (ABN)