Kuansing (Kemenag)– Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya terus menunjukkan eksistensinya di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan dakwah dan pembinaan keagamaan. Salah satu bentuk nyata peran tersebut ditunjukkan dalam kegiatan adat budaya dan keagamaan, seperti yang terlihat pada acara lamaran (khitbah) antara Hendra dan Nanda yang berlangsung pada hari Kamis, 17 Juli 2025, di Desa Marsawa, Kecamatan Sentajo Raya.
Dalam acara yang sakral dan penuh kekeluargaan tersebut, Muhammad Ridwan, salah satu Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Kecamatan Sentajo Raya, hadir dan didaulat memberikan sambutan sekaligus menyampaikan nasehat keagamaan kepada kedua calon mempelai dan keluarga besar kedua belah pihak.
Dalam sambutannya, Ridwan menekankan pentingnya niat yang lurus dan komitmen yang kuat dalam membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Ia juga mengingatkan bahwa pernikahan adalah ibadah jangka panjang yang membutuhkan kesabaran, komunikasi, dan saling menghargai antar pasangan.
"Semoga ini langkah awal yang terbaik untuk Hendra dan Nanda kelak nanti akan menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah yang di ridhoi Oleh Allah SWT lancar semuanya ucap Ridwan "
Kehadiran penyuluh agama Islam dalam acara ini tidak hanya sebagai bentuk tugas keagamaan, tetapi juga mencerminkan peran aktif mereka dalam berbaur, membaur, dan menyatu dengan masyarakat, khususnya dalam momen-momen penting yang bernuansa adat dan agama.
Tokoh masyarakat Desa Marsawa, Bapak Amiruddin, menyampaikan apresiasi atas kehadiran penyuluh agama Islam yang selalu siap hadir di tengah masyarakat, tidak hanya di masjid atau majelis taklim, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan adat seperti acara lamaran ini.
Maka kehadiran Penyuluh Agama Islam Muhammad Ridwan betul betul di rasakan oleh masyarakat luas dan tempat wilayah kerja masing-masing "ucap tokoh masyarakat Marsawa "
Acara lamaran berlangsung khidmat dan penuh haru, ditutup dengan doa bersama dan harapan agar pernikahan Hendra dan Nanda kelak dapat berlangsung dengan lancar dan penuh keberkahan.
Melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Sentajo Raya kembali menegaskan pentingnya peran penyuluh agama sebagai ujung tombak Kementerian Agama di tengah masyarakat, yang tak hanya memberikan penyuluhan formal, tetapi juga hadir dalam dinamika kehidupan sosial kemasyarakatan sehari-hari.(RDW)