0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Islam KUA Sentajo Raya Ciptakan Ornamen HUT RI ke-80 dari Botol Bekas

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Isam dan Perlindungan, berinisiatif membuat ornamen hiasan bertema kemerdekaan di halaman kantor KUA.

Kuansing (Kemenag)โ€“ Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Isam dan Perlindungan, berinisiatif membuat ornamen hiasan bertema kemerdekaan di halaman kantor KUA. Kamis 14 Agustus 2025.

Yang menarik, ornamen tersebut dibuat dari bahan daur ulang berupa botol bekas yang disusun dengan rapi dan dicat berwarna merah putih, mencerminkan semangat nasionalisme sekaligus kepedulian terhadap lingkungan. Proses kreatif ini dilakukan secara gotong royong, mulai dari pengumpulan bahan, pembersihan botol, pengecatan, hingga penataan akhir di area halaman kantor.

Muhammad Isam menjelaskan bahwa ide pembuatan ornamen ini berangkat dari keinginan untuk memeriahkan HUT RI dengan cara yang ramah lingkungan dan memiliki nilai edukatif. โ€œKami ingin menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan bisa diekspresikan melalui kreativitas dan kepedulian terhadap alam. Botol bekas yang sering dianggap sampah, ternyata bisa menjadi karya seni yang indah dan bermakna,โ€ ujarnya.

Sementara itu, Perlindungan menambahkan bahwa kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk mengelola sampah secara kreatif. โ€œDengan sedikit ide dan kerja sama, barang yang tak terpakai bisa berubah menjadi hiasan yang memeriahkan suasana kemerdekaan,โ€ tuturnya.

Kepala KUA Kecamatan Sentajo Raya mengapresiasi langkah inovatif para penyuluh agama tersebut. Menurutnya, inisiatif ini tidak hanya memperindah kantor, tetapi juga menjadi bentuk teladan dalam menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di lingkungan kerja.

Hiasan merah putih dari botol bekas ini kini berdiri megah di halaman kantor KUA, menjadi simbol perpaduan antara semangat kemerdekaan dan kesadaran menjaga kelestarian lingkungan.(RDW)