Kuansing (Kemenag) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya kembali melaksanakan kegiatan penyuluhan buta aksara Al-Qur’an pada Jumat, 23 Mei 2025, yang kali ini dilangsungkan di SMA Negeri 2 Sentajo Raya. Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin bertajuk Penyuluhan Keliling Jumat, yang dilaksanakan setiap hari Jumat oleh para Penyuluh Agama Islam di bawah koordinasi KUA Kecamatan Sentajo Raya.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh para penyuluh agama: Muhammad Ridwan, Jusniwati, Sapri Marlian, Perlindungan, dan Muhammad Isam. Kelima penyuluh ini secara bergilir mendatangi sekolah-sekolah dan masyarakat umum untuk memberikan bimbingan membaca Al-Qur’an, khususnya bagi mereka yang masih mengalami kesulitan membaca huruf hijaiyah.
Kepala KUA Kecamatan Sentajo Raya, Rindra Febrian, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen pelayanan keagamaan kepada masyarakat, terutama dalam hal peningkatan literasi Al-Qur’an. Ia menegaskan bahwa penyuluhan buta aksara Al-Qur’an menjadi salah satu prioritas utama KUA, sejalan dengan arahan dari Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Kasi Bimas Islam) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi.
“Program ini menjadi perhatian dan prioritas kami. Literasi Al-Qur’an adalah fondasi utama dalam pembinaan keagamaan. Melalui penyuluhan ini, kami ingin memastikan generasi muda, khususnya para pelajar, tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga memiliki pemahaman dasar tentang ajaran Islam,” ujar Rindra.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini disambut antusias oleh pihak sekolah. Kepala SMA Negeri 2 Sentajo Raya mengapresiasi inisiatif dari KUA Sentajo Raya dan berharap program ini dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Sementara itu, Kasi Bimas Islam Kemenag Kuansing menyatakan dukungannya terhadap program ini dan berharap dapat direplikasi di kecamatan lain sebagai bagian dari penguatan fungsi penyuluhan agama Islam di tengah masyarakat.
Dengan pendekatan yang humanis dan kolaboratif, para penyuluh Agama Islam berharap dapat menjangkau lebih banyak sasaran penyuluhan, tidak hanya di sekolah, tetapi juga di desa-desa, majelis taklim, dan komunitas masyarakat lainnya. Program ini diharapkan dapat mengurangi angka buta aksara Al-Qur’an serta memperkuat keimanan dan ketakwaan generasi muda Islam di Kecamatan Sentajo Raya.(RDW)