0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Islam KUA Sentajo Raya Gelar Penyuluhan Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur an di SMA Negeri 2 Sentajo Raya

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Dalam rangka meningkatkan literasi Al-Qur an di kalangan pelajar, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Ridwan, kembali melaksanakan kegiatan Penyuluhan Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur an di lingkungan SMA Negeri 2 Sentajo Raya, Jumat pag...


Kuansing (Kemenag) Dalam rangka meningkatkan literasi Al-Qur an di kalangan pelajar, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Ridwan, kembali melaksanakan kegiatan Penyuluhan Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur an di lingkungan SMA Negeri 2 Sentajo Raya, Jumat pagi, 18 Juli 2025.


Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap Jumat pagi dan bertempat di Surau SMA Negeri 2 Sentajo Raya, sebagai bagian dari program pembinaan keagamaan bagi siswa-siswi. Inisiatif ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Sentajo Raya, Bapak Fery Oktoberiandi, yang turut mengapresiasi kehadiran penyuluh agama di tengah aktivitas pendidikan.


Dalam sesi penyuluhan tersebut, Muhammad Ridwan menekankan pentingnya kemampuan membaca Al-Qur an dengan baik dan benar sebagai dasar membangun karakter religius generasi muda. Program ini tidak hanya bertujuan memberantas buta huruf Al-Qur an, tetapi juga menguatkan nilai-nilai spiritual dan akhlak mulia di kalangan pelajar.


"Al-Qur an adalah pedoman hidup umat Islam. Membaca dan memahaminya merupakan tanggung jawab setiap Muslim, termasuk generasi muda. Program ini adalah bagian dari ikhtiar kita bersama agar para pelajar semakin dekat dengan kitab sucinya," ungkap Muhammad Ridwan dalam penyampaiannya.


Kepala sekolah, Fery Oktoberiandi, dalam sambutannya menyatakan bahwa pihak sekolah menyambut baik program iniย  yang di lakukan oleh penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sentajo yakni Muhammad Ridwan, Jusniwati, Sapri Marlian, Perlindungan dan Muhammad Isam, karena sejalan dengan visi sekolah dalam membentuk peserta didik yang berprestasi, berakhlak mulia, dan berwawasan keislaman. Ia juga mengharapkan program ini dapat berkelanjutan dan diperluas cakupannya.


Program pemberantasan buta aksara Al-Qur an ini menjadi salah satu wujud nyata dari komitmen KUA Kecamatan Sentajo Raya dalam memperluas dakwah Islam yang edukatif dan solutif, khususnya di lingkungan lembaga pendidikan. Di bawah kepemimpinan Rindra Febrian, KUA terus menguatkan sinergi dengan sekolah, madrasah, dan komunitas masyarakat dalam mendukung penguatan literasi keagamaan dan pembentukan karakter generasi Qur ani.


Melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Sentajo Raya berharap tumbuhnya kesadaran dan kecintaan para pelajar terhadap Al-Qur an, serta terciptanya generasi muda yang cerdas, beriman, dan bertaqwa.(RDW)