0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Islam KUA Sentajo Raya Giat Berantas Buta Aksara Al-Qur'an

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) - Pada Jumat 7 Februari 2025 Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya Perlindungan terus menggiatkan upaya pemberantasan buta aksara Al-Qur'an di kalangan orang dewasa. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Geringging Baru sebagai bentuk komitmen dalam men...

Kuansing (Kemenag) - Pada Jumat 7 Februari 2025 Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya Perlindungan terus menggiatkan upaya pemberantasan buta aksara Al-Qur'an di kalangan orang dewasa.

Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Geringging Baru sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan membaca Al-Qur'an bagi masyarakat. Penyuluhan ini bagi Ibu-ibu yang ada di majelis ta'lim dan juga Ibu Ibu yang ada di Desa Geringging Baru.

Kegiatan yang berlangsung secara rutin ini mendapat antusiasme tinggi dari warga setempat, terutama para orang dewasa yang selama ini belum memiliki kesempatan untuk belajar membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. Para penyuluh agama memberikan pembelajaran secara bertahap, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, tajwid, hingga praktik membaca Al-Qur'an dengan tartil.

Menurut Kepala KUA Kecamatan Sentajo Raya, program ini bertujuan untuk memberantas buta aksara Al-Qur'an di masyarakat serta memperkuat pemahaman keagamaan. 

"Kami ingin memastikan bahwa setiap warga, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang sama untuk belajar membaca Al-Qur'an. Ini adalah bagian dari upaya kita dalam membangun masyarakat yang religius dan berakhlak mulia," ujarnya.

Salah satu peserta, Ibu Siti (45), mengungkapkan rasa syukur atas adanya program ini. "Dulu saya hanya bisa mendengar orang mengaji, tapi sekarang saya mulai bisa membaca sendiri. Terima kasih kepada para penyuluh agama yang sabar membimbing kami," katanya dengan penuh semangat.

Penyuluh Agama Islam Kecamatan Sentajo Raya Perlindungan berharap program ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan dengan dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah setempat. 

" Diharapkan, dalam waktu dekat, tidak ada lagi warga yang mengalami kesulitan dalam membaca dan memahami Al-Qur'an," ujar Parlindungan.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat menciptakan perubahan positif dalam kehidupan beragama, sekaligus meningkatkan kualitas spiritual masyarakat di Kecamatan Sentajo Raya.(RDW)