Kuansing (Kemenag)— Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya turut hadir dalam rapat koordinasi persiapan yang dilaksanakan pada Rabu, 16 Juli 2025, bertempat di Aula Kantor Camat Kecamatan Sentajo Raya.
Kehadiran KUA Kecamatan Sentajo Raya diwakili oleh dua penyuluh agama Islam, yakni Muhammad Isam dan Perlindungan, yang hadir mewakili Kepala KUA Kecamatan Sentajo Raya, Rindra Febrian, Rapat ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat setempat guna membahas teknis pelaksanaan rangkaian kegiatan HUT RI ke-80 tingkat kecamatan.
Dalam forum tersebut, Muhammad Isam menyampaikan bahwa KUA Kecamatan Sentajo Raya siap berpartisipasi dan mendukung penuh kegiatan HUT RI, khususnya dalam aspek pembinaan nilai-nilai kebangsaan, keagamaan, dan spiritualitas, agar peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga sarana memperkuat semangat persatuan dan nasionalisme.
“Kemerdekaan adalah anugerah besar dari Allah SWT, dan sebagai lembaga keagamaan, kami memandang penting untuk mengisi kemerdekaan ini dengan kegiatan-kegiatan yang membangun akhlak, moral, dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Muhammad Isam dalam rapat.
Sementara itu, Camat Sentajo Raya Hevi Heri Antoni dalam arahannya mengapresiasi keterlibatan semua pihak, termasuk KUA, dalam mempersiapkan kegiatan yang akan melibatkan masyarakat secara luas, seperti upacara bendera, lomba-lomba rakyat, doa bersama, dan malam tirakatan.
Kehadiran penyuluh agama dalam rapat ini menunjukkan komitmen KUA Kecamatan Sentajo Raya dalam berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, berbudaya, dan nasionalis.
Dengan semangat kebersamaan, KUA Kecamatan Sentajo Raya berharap peringatan HUT RI ke-80 tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga untuk memperkuat tekad bersama dalam menjaga keutuhan bangsa serta mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan bermartabat.(RDW)