Kuansing (Kemenag) - Pada hari Rabu 26 Februari 2025 Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya kembali melaksanakan program pemberantasan buta aksara Al-Qur'an di SMK Negeri 1 Sentajo Raya.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur'an di kalangan siswa-siswi sekolah tersebut. Yang di laksanakan oleh Penyuluh Agama Islam Jusniwati, Muhammad Isam, dan Perlindungan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KUA Kecamatan Sentajo Raya dalam memberantas buta aksara Al-Qur'an di wilayahnya. Sebelumnya, program serupa telah dilaksanakan di berbagai lembaga pendidikan dan masyarakat umum, dengan melibatkan berbagai pihak terkait.
Dalam pelaksanaannya, para penyuluh agama memberikan bimbingan intensif kepada para siswa, dimulai dari pengenalan huruf hijaiyah hingga kemampuan membaca Al-Qur'an dengan tajwid yang benar.
" Selain itu, kita juga menyisipkan materi tentang pentingnya memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari," tutur M. Isam.
Kepala SMK Negeri 1 Sentajo Raya Emrizarti menyampaikan " kita menyambut baik program ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut, mengingat pentingnya pendidikan agama dalam membentuk karakter dan akhlak mulia bagi generasi muda," ungkap Emizarti.
Program pemberantasan buta aksara Al-Qur'an ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan literasi keagamaan di masyarakat, khususnya di kalangan pelajar.
" Diharapkan, melalui program ini, generasi muda Kecamatan Sentajo Raya dapat menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, dan mampu mengamalkan ajaran Al-Qur'an dalam kehidupan mereka," imbuh M. Isam. (RDW)