0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Islam KUA Sentajo Raya Koordinasi Ulang Program Penyuluhan Sekolah Bersama Kepala KUA

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Memasuki semester kedua tahun 2025, para Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya kembali melakukan koordinasi strategis dengan Kepala KUA Kecamatan Sentajo Raya, Rindra Febrian, untuk merancang pelaksanaan program penyuluhan keagamaan di lingkungan se...

Kuansing (Kemenag) — Memasuki semester kedua tahun 2025, para Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya kembali melakukan koordinasi strategis dengan Kepala KUA Kecamatan Sentajo Raya, Rindra Febrian, untuk merancang pelaksanaan program penyuluhan keagamaan di lingkungan sekolah wilayah binaan. Pada Selasa 22 Juli 2025.

Kegiatan koordinasi yang berlangsung di ruang kerja Kepala KUA ini dihadiri oleh para penyuluh agama Islam fungsional, yaitu Muhammad Ridwan, Muhammad Isam, Perlindungan, Sapri Marlian, dan Jusniwati. Pertemuan ini menjadi langkah awal guna menyusun agenda dan strategi yang lebih terarah serta terukur dalam pelaksanaan penyuluhan agama Islam kepada para pelajar di Kecamatan Sentajo Raya.

Kepala KUA Rindra Febrian dalam arahannya menyampaikan pentingnya kesinambungan program penyuluhan ke sekolah-sekolah sebagai bagian dari penguatan karakter keagamaan, wawasan kebangsaan, serta pembinaan akhlak generasi muda.

"Kami selaku kepala KUA kecamatan Sentajo untuk mendorong Penyuluh Agama Islam untuk turun di masyarakat dan jamaah surau Masjid dan juga sekolah sekolah dalam Berantas Buta Aksara Al Qur'an di SMK, SMA, SMP dan Mts yang ada di kecamatan Sentajo Raya mari sinergi bersama sama dengan KUA Kecamatan melalui penyuluh Agama Islam Kantor KUA Kecamatan Sentajo Raya ini harapan kami sebagai KUA "ujar Rindra Febrian.

Dalam koordinasi tersebut, para penyuluh menyampaikan laporan singkat hasil pelaksanaan penyuluhan di semester sebelumnya, sekaligus memberikan usulan pengembangan materi yang lebih kontekstual, seperti moderasi beragama, etika digital, bahaya pergaulan bebas, dan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama.

Muhammad Ridwan, mewakili tim penyuluh, mengungkapkan komitmennya untuk terus hadir memberikan nilai-nilai keagamaan yang sejuk dan membangun di kalangan pelajar.

"Kita kembali ke sekolah sekolah tempat binaan dalam rangka Berantas Buta Aksara Al Qur'an bagi siswa SMP, SMA dan Mts yang ada di kecamatan Sentajo Raya" ucap Ridwan.

Pertemuan ditutup dengan kesepakatan jadwal penyuluhan yang akan mulai dilaksanakan pada awal Agustus 2025 dengan target menyasar seluruh SMP dan SMA sederajat di Kecamatan Sentajo Raya.

Dengan kegiatan ini, diharapkan kehadiran penyuluh agama Islam di tengah-tengah lembaga pendidikan dapat memberikan kontribusi positif dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, moderat, dan bertanggung jawab sebagai anak bangsa.(RDW)