Kuansing (Kemenag) - Pada hari Kamis 30 Januari 2025 Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya mengadakan rapat tindak lanjut hasil monitoring pembinaan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi. Rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi dan meningkatkan kinerja penyuluh agama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Agar memastikan seluruh pembinaan yang sudah di sampaikan kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi H. Efrion Efni berjalan dengan baik sesuai arahan pimpinan.
Rapat dipimpin Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Kecamatan Sentajo Raya Jusniwati, yang menekankan pentingnya menindaklanjuti temuan dan rekomendasi dari tim monitoring. Beliau menggarisbawahi bahwa evaluasi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan program-program keagamaan berjalan efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
" Seperti apa yang betul-betul yang di tekankan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi H. Efrion Efni agar senantiasa kita jalankan bersama dengan baik dan ini merupakan poin poin penting yang di sampaikan beliau,"katanya.
Dalam rapat tersebut, para penyuluh agama menyampaikan laporan terkait kegiatan yang telah dilaksanakan, termasuk program dakwah, bimbingan keagamaan, dan layanan konsultasi. Mereka juga mendiskusikan tantangan yang dihadapi di lapangan, seperti minimnya partisipasi masyarakat dalam beberapa kegiatan dan kebutuhan akan peningkatan kapasitas penyuluh. Fokus penyuluhan adalah berantas Buta Aksara Al Qur'an, bacaan sholat dan Penyelenggaraan Jenazah di wilayah binaan Masing-masing.
Sebagai tindak lanjut, disepakati beberapa langkah strategis, antara lain:
1. Peningkatan Kompetensi Penyuluh.
" Agar banyak belajar untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penyuluh dalam metode dakwah dan komunikasi efektif," ajak Jusniwati.
2. Penguatan Kerja Sama dengan Tokoh Masyarakat.
"Membangun sinergi dengan tokoh agama dan masyarakat setempat untuk meningkatkan partisipasi dalam program keagamaan, ini harus kita laksanakan supaya optimal," tutur Jusniwati.
3. Optimalisasi Media Sosial.
" Memanfaatkan platform digital untuk menyebarkan informasi dan materi keagamaan guna menjangkau audiens yang lebih luas. Jangan gagap teknologi," ungkapnya.
4. Evaluasi Berkala.
Melakukan monitoring dan evaluasi rutin terhadap program yang dijalankan untuk memastikan efektivitas dan efisiensi.
5. Memberikan pelayanan terbaik dan Prima Kepada Masyarakat
6. Berantas Buta Aksara Al Qur'an mulai Usia Remaja, Dewasa, dan Lansia orang orang tua.
7. Memastikan Program Penyuluh Agama Islam terukur dan benar benar berjalan sesuai rencana dan setelah itu mendapat hasil yang maksimal yang bisa menjadi tolak ukur nanti nya dalam laporan agar bisa betul betul berjalan dengan baik sehingga Berantas Buta Aksara Al Qur'an menjadi program prioritas bagi seluruh Penyuluh Agama Islam.
Kepala KUA Kecamatan Sentajo Raya menegaskan komitmennya untuk mendukung implementasi langkah-langkah tersebut dan berharap agar seluruh penyuluh dapat bekerja lebih proaktif dan inovatif dalam menjalankan tugasnya.
" Dengan adanya rapat tindak lanjut ini, diharapkan kualitas pelayanan keagamaan di Kecamatan Sentajo Raya dapat terus ditingkatkan, sehingga memberikan dampak positif bagi kehidupan beragama masyarakat yang ada di kecamatan Sentajo Raya," Fungkas Jusniwati.(RDW)