Kuansing (Kemenag) Kamis, 04-09-2025, Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kemampuan membaca Al-Qur’an di kalangan generasi muda, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kuantan Hilir Seberang kembali melaksanakan program pendampingan buta aksara Al-Qur’an. Kegiatan ini berlangsung di SMPN 1 Kuantan Hilir Seberang dan mendapat sambutan hangat dari para siswa maupun tenaga pendidik.
Penyuluh Agama Islam, Ustadz Jubardi, S.Pd.I, Ustadz Jiwandi,S.sy, Ustadzah Nuraini, S.Pd. menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama untuk menekan angka buta aksara Al-Qur’an di kalangan pelajar. Ia menekankan bahwa generasi muda perlu dibekali dengan kemampuan membaca Al-Qur’an yang baik dan benar, sebagai dasar pembinaan akhlak dan keimanan.
“Membaca Al-Qur’an bukan hanya sebatas keterampilan, tetapi juga menjadi jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Oleh karena itu, pendampingan ini penting agar anak-anak mampu membaca dengan tartil dan penuh penghayatan,” ujar Jubardi dalam arahannya.
Metode yang digunakan dalam pendampingan ini adalah pendekatan pembelajaran bertahap, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, pelafalan yang benar, hingga praktik membaca ayat-ayat pendek. Para siswa terlihat antusias mengikuti bimbingan, terutama ketika diberikan latihan bersama secara bergiliran.
Kepala SMPN 1 Kuantan Hilir Seberang menyampaikan apresiasinya atas inisiatif KUA Kecamatan Kuantan Hilir Seberang yang telah peduli terhadap pembinaan keagamaan siswa. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut agar semakin banyak siswa terbantu dalam meningkatkan kemampuan baca Al-Qur’an.
Program pendampingan buta aksara Al-Qur’an ini tidak hanya bertujuan mencetak generasi yang pandai membaca, tetapi juga membentuk karakter islami sejak dini. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa SMPN 1 Kuantan Hilir Seberang menjadi generasi Qur’ani yang berakhlak mulia serta mampu mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
(JBR)