0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Islam Kuantan Mudik Ikuti Pembinaan Da’i dan Da’iyah Tingkat Kabupaten Kuantan Singingi

Ringkasan: Kuantan Singingi (Kemenag), 7 Agustus 2024 Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kompetensi para da i dan da iyah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Da i dan Da iyah Tingkat Kabupaten yang bertempat di Aula Kemenag Kuantan Singingi.Kegiatan ini...

Kuantan Singingi (Kemenag), 7 Agustus 2024 — Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kompetensi para da’i dan da’iyah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Da’i dan Da’iyah Tingkat Kabupaten yang bertempat di Aula Kemenag Kuantan Singingi.

Kegiatan ini diikuti oleh para penyuluh agama Islam dari berbagai kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi. Salah satu peserta yang turut hadir dalam kegiatan tersebut adalah Bapak Deli Asran, S.Ag, penyuluh agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuantan Mudik.

Tujuan dari kegiatan pembinaan ini adalah untuk memperkuat peran dan fungsi para dai dan da’iyah dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah secara damai, bijak, serta sesuai dengan prinsip Islam yang moderat dan rahmatan lil ‘alamin. Para peserta mendapatkan materi yang beragam, mulai dari strategi dakwah kontekstual, penguatan nilai kebangsaan, hingga pemanfaatan media digital dalam berdakwah di era modern.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran dai dan da’iyah dalam membimbing umat serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat. “Kegiatan pembinaan ini merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk mencetak dai dan da’iyah yang tidak hanya paham agama, tetapi juga mampu menjawab tantangan zaman,” ujar beliau.

Deli Asran, S.Ag mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat sebagai sarana menambah wawasan dan memperkuat jaringan antarpenyuluh. “Saya sangat bersyukur dapat mengikuti kegiatan ini. Ilmu yang saya dapatkan akan saya aplikasikan dalam kegiatan penyuluhan di masyarakat, agar dakwah yang saya lakukan bisa lebih relevan dan diterima dengan baik,” tuturnya.

Dengan diadakannya pembinaan ini, diharapkan para penyuluh agama semakin siap dalam menjalankan tugasnya sebagai agen perubahan sosial dan pembina umat yang moderat serta berwawasan luas.(DA)