Meranti(Kemenag)— Dalam rangka memastikan keakuratan arah kiblat sebagai pedoman utama ibadah salat, dua masjid di Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, Penyuluh Agama melaksanakan kegiatan kalibrasi arah kiblat, Selasa(28/5).
Kegiatan ini dipimpin oleh penyuluh agama Islam, Suhelmi, yang melakukan kalibrasi di Masjid Besar Al-Mujtahid, Desa Sungai Tohor, dan Masjid Al-Hidayat, Desa Sungai Tohor Barat. Pengukuran dilakukan dengan memanfaatkan metode tradisional dan digital, serta memanfaatkan fenomena Rashdul Qiblat yang terjadi pada akhir Mei.
“Kalibrasi ini kami lakukan bertepatan dengan momen Rashdul Qiblat, yaitu saat matahari tepat berada di atas Ka’bah. Fenomena ini merupakan waktu paling akurat untuk mengecek arah kiblat, karena bayangan benda tegak lurus akan menunjukkan langsung arah ke Ka’bah,” jelas Suhelmi saat ditemui di lokasi kegiatan.
Fenomena Rashdul Qiblat terjadi dua kali setiap tahun, yaitu pada tanggal 27 atau 28 Mei, ketika posisi matahari berada tepat di atas Ka’bah pada pukul 16.18 WIB. Masyarakat muslim di berbagai belahan dunia dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk mengecek atau mengoreksi arah kiblat menggunakan bayangan benda lurus seperti tongkat atau tiang.
Kegiatan ini mendapatkan sambutan baik dari pengurus masjid dan masyarakat sekitar. Pengurus mesjid menyampaikan apresiasinya atas upaya ini. “Ini langkah nyata dalam memperbaiki kualitas ibadah kita. Kami berterima kasih kepada penyuluh agama yang telah peduli dan hadir langsung membimbing masyarakat,” ujarnya.
Dengan adanya kalibrasi ini, diharapkan arah kiblat di kedua masjid tersebut kini telah sesuai dengan posisi Ka’bah di Makkah, sehingga jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan lebih khusyuk dan yakin.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan keagamaan dan penguatan sarana ibadah yang terus digalakkan oleh Kementerian Agama melalui para penyuluh agama di lapangan. (T)