0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Islam Maksimalkan Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur'an di Kalangan Remaja

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Hamdi selaku Penyuluh Agama PNS KUA Kuantan Hilir maksimalkan Kegiatan Brantas Buta Huruf Al-Qur'an bagi Siswa/i Madrasah Aliyah Gerbang Sari Baserah. Rabu 26/02/2025.Dalam pandangan Islam, pendidikan wajib dilaksanakan sepanjang hayat, sehingga kehidupan bagi seorang muslim adala...

Kuansing (Kemenag)– Hamdi selaku Penyuluh Agama PNS KUA Kuantan Hilir maksimalkan Kegiatan Brantas Buta Huruf Al-Qur'an bagi Siswa/i Madrasah Aliyah Gerbang Sari Baserah. Rabu 26/02/2025.

Dalam pandangan Islam, pendidikan wajib dilaksanakan sepanjang hayat, sehingga kehidupan bagi seorang muslim adalah proses dan sekaligus lingkungan pembelajaran, termasuk belajar Al-Qur’an, yang tidak pandang usia. 

"Asalkan ada kemauan, pasti ada jalan. Allah Ta’ala akan memudahkan perjalanan hamba-Nya mendekat kepada-Nya dengan membaca firman-firman-Nya yang mulia,"terang Hamdi.

Selain anak usia dini yang menjadi sasaran pembinaan, orang tua juga menjadi target untuk bisa membaca Al-Qur'an dan ini merupakan sebuah tantangan bagi penyuluh.

Hal senada dikatakan Nurhayati selaku Kepala Madrasah Aliyah Gerbang Sari. program pemberantasan huruf Al Quran ini harus, wajib dan penting sekali bagi generasi umat, dan wajib diterapkan di tingkat Madrasah Aliyah khusus nya di MA gerbang sari Baserah.

“Kami ingin sekali pembinaan dari Kementerian Agama melalui penyuluh agama untuk bisa memberikan pengajaran terbaik bagi siswa/i nya di MA gerbang sari, agar nantinya masuk perguruan tinggi tidak ada lagi alumni MA gerbang sari yang tidak bisa baca Al Qur'an," pintanya.

"Diharapkan dengan bantuan penyuluh agama, program-program yang telah diterapkan di Madrasah Aliyah akan lebih matang dan lebih baik, sehingga proses pembelajaran baca tulis Al Quran lebih efektif, cepat, dan mudah dipahami," imbuh Kepala Madrasah.(HMD)