0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Islam Non PNS Jadi Khatib Jumat di Mesjid Nurul Ikhsan Lubuk Ogong

Ringkasan: Pelalalawan (Inmas) Jum'at 22 Maret 2024, Mesjid Nurul Ikhsan dipenuhi oleh jamaah yang antusias menyambut khutbah Jumat yang kali ini disampaikan oleh Agung Roso, S.Pd, seorang penyuluh agama Islam yang bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Agung Roso, yang dikenal akan keahliannya dalam menyampaikan p...

Pelalalawan (Inmas) Jum'at 22 Maret 2024, Mesjid Nurul Ikhsan dipenuhi oleh jamaah yang antusias menyambut khutbah Jumat yang kali ini disampaikan oleh Agung Roso, S.Pd, seorang penyuluh agama Islam yang bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Agung Roso, yang dikenal akan keahliannya dalam menyampaikan pesan-pesan agama dengan cara yang lugas dan menyentuh hati, menjadi pilihan yang tepat untuk mengisi ceramah Jumat kali ini.


Dalam khutbahnya, Agung mengangkat tema yang relevan dengan momentum yang tengah dirasakan umat Islam, yakni bulan suci Ramadan. Dengan tema "Ramadhan: Momentum untuk Merajut Persatuan", Agung  mengajak jamaah untuk merenungkan makna Ramadan bukan hanya sebagai bulan puasa semata, tetapi juga sebagai waktu yang tepat untuk mempererat tali persaudaraan dan persatuan umat Islam.


Dalam khotbahnya, Agung Roso menyampaikan bahwa Ramadan bukan hanya sekadar menahan lapar dan haus, melainkan juga sebagai waktu untuk meningkatkan ibadah, kebaikan, dan kebersamaan. Ia menekankan pentingnya menjalin hubungan yang harmonis antar sesama umat Islam, tanpa memandang perbedaan suku, budaya, atau status sosial.


Agung Roso juga menyoroti pentingnya memaafkan satu sama lain serta berusaha untuk menghindari konflik dan perpecahan di antara umat Islam. Menurutnya, bulan Ramadan harus dimaknai sebagai kesempatan emas untuk membersihkan hati dan memperbaiki hubungan dengan sesama manusia.


Selain itu, ia juga mengajak jamaah untuk memanfaatkan bulan Ramadan sebagai waktu untuk meningkatkan kegiatan sosial dan berbagi dengan sesama yang membutuhkan. Ia menegaskan bahwa dengan berbagi, baik dalam bentuk materi maupun spiritual, umat Islam dapat saling menguatkan dan mempererat ikatan kebersamaan.

#inmaskemenagpelalawan


Â