0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Islam Payung Sekaki Gelar Doa Bersama Awali Pembangunan Musholla Al-Ikhlas

Ringkasan: Pekanbaru (Kemenag). Penyuluh Agama Islam Kecamatan Payung Sekaki, Sutan Syahril, bersama kelompok binaan Wirid Yasin Al-Ikhlas RT 01 RW 03 Kelurahan Tirta Siak, menggelar doa bersama dalam rangka mengawali pembangunan Musholla Al-Ikhlas, pada Selasa (14/10/2025).Kegiatan yang berlangsung penuh kekh...

Pekanbaru (Kemenag). Penyuluh Agama Islam Kecamatan Payung Sekaki, Sutan Syahril, bersama kelompok binaan Wirid Yasin Al-Ikhlas RT 01 RW 03 Kelurahan Tirta Siak, menggelar doa bersama dalam rangka mengawali pembangunan Musholla Al-Ikhlas, pada Selasa (14/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung penuh kekhidmatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat setempat, di antaranya Ketua RW 03 Yuhelmi, ST, Ketua RT 01 RW 03 Indra Arianto, A.Md, Ketua Wirid Yasin Slamet, Ketua Pembangunan Musholla Al-Ikhlas Drs. H. M. Natsir Pane, serta perwakilan para donatur Jomo.

Sutan Syahril menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama ini bukan hanya menjadi awal pembangunan fisik musholla, tetapi juga menjadi momentum memperkuat ukhuwah islamiyah dan kerukunan antarumat beragama di tengah keberagaman masyarakat setempat.

“Diharapkan dengan berdirinya Musholla Al-Ikhlas, akan tumbuh pengamalan ajaran Islam yang kaffah di tengah masyarakat yang majemuk, sekaligus menjadi simbol moderasi beragama di lingkungan RT 01 RW 03,” ujarnya.

Wilayah Kelurahan Tirta Siak sendiri dikenal sebagai daerah dengan keberagaman etnis dan agama. Warganya terdiri dari berbagai suku diantaranya Jawa, Melayu, Batak, Ocu, Minang, Banjar, hingga Tionghoa, serta penganut agama Islam, Kristen, Katolik, dan Konghucu.

Ketua Pembangunan Musholla, H. M. Natsir Pane, mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan masyarakat dan para donatur. Hingga kini, panitia telah berhasil menghimpun dana hampir Rp1,5 miliar, yang mencakup biaya pembebasan lahan, pembelian material, serta pembayaran upah tukang.

“Kami berharap Musholla Al-Ikhlas dapat menjadi tempat ibadah yang nyaman, menampung jamaah dari warga sekitar maupun para musafir yang singgah. Semoga generasi penerus kelak dapat melanjutkan perjuangan ini demi agama dan negara,” imbuhnya.

Pembangunan Musholla Al-Ikhlas ditargetkan selesai dalam waktu tiga bulan. Panitia berharap, saat bulan Ramadan mendatang, musholla sudah dapat digunakan sebagai pusat kegiatan ibadah, terutama salat tarawih dan witir.

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, warga Tirta Siak optimis pembangunan Musholla Al-Ikhlas akan menjadi simbol persatuan, toleransi, dan kemajuan spiritual bagi masyarakat sekitar