0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Islam Saiful Bahri, S.HI Lakukan Pembinaan Terhadap Siswa Ponpes As-Syuhada Desa Bumbung Kecamatan Bathin Solapan

Ringkasan: Bathin Solapan (Kemenag) - Dalam upaya membentuk karakter remaja yang tangguh dan berakhlak mulia, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bathin Solapan melalui penyuluh agama Islamnya melakukan pembinaan terhadap siswa siswi Pondok Pesantren As-Syuhada Desa Bumbung Kecamatan Bathin Solapan.

Bathin Solapan (Kemenag) - Dalam upaya membentuk karakter remaja yang tangguh dan berakhlak mulia, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bathin Solapan melalui penyuluh agama Islamnya melakukan pembinaan terhadap siswa siswi Pondok Pesantren As-Syuhada Desa Bumbung Kecamatan Bathin Solapan. Rabu (06/07/2025).

Kegiatan yang berlangsung penuh antusiasme tersebut menghadirkan Ustadz Saiful Bahri, S.HI, penyuluh agama Islam KUA Kecamatan Bathin Solapan, sebagai narasumber utama. Ia membawakan materi bertema "Remaja Muslim dan Tantangan Zaman Modern", dengan fokus pada pembinaan akhlak remaja, pentingnya pergaulan sehat, serta menjaga identitas sebagai pelajar muslim.

“Remaja adalah masa pembentukan karakter. Jika dibekali nilai-nilai agama sejak dini, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang kuat, tangguh, dan berakhlak,” ujar Ustadz Saiful dalam pemaparannya yang disambut hangat oleh para siswa.

Para peserta, yang terdiri dari puluhan siswa kelas X dan XI, tampak aktif mengikuti sesi dialog yang interaktif. Mereka juga mengajukan pertanyaan seputar tantangan pergaulan remaja masa kini, seperti pengaruh media sosial, krisis identitas, serta cara menghadapi tekanan lingkungan secara Islami.

Dalam penjelasannya ustadz Saiful juga menambahkan, disampaikan bahwa usia yang belum matang secara psikologis dan emosional dapat memicu berbagai persoalan dalam kehidupan rumah tangga. Maka penting bagi para remaja untuk memahami makna pernikahan secara menyeluruh, bukan sekadar mengejar status sosial atau menuruti desakan lingkungan.

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan menyatakan bahwa program pembinaan spiritual semacam ini sangat dibutuhkan di tengah derasnya arus globalisasi yang kerap mengaburkan nilai moral.

“Kami menyambut baik kehadiran Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bathin Solapan melalui program bimbingan ini. Harapannya, kegiatan serupa bisa menjadi agenda rutin demi memperkuat fondasi karakter siswa secara spiritual dan moral,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara lembaga pendidikan dan Kementerian Agama dalam membina generasi muda agar tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkepribadian Islami dan berakhlak mulia.