0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Islam Sampaikan Pentingnya Ilmu dalam Kehidupan Sehari-hari

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Penyuluh Agama Islam PPPK pada KUA Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Muhamad Solihin, memberikan penyuluhan dan bimbingan kepada kelompok binaan Majelis Taklim (MT) Al-Hidayah Desa Sei Beras Hilir, Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Kamis (11/9/2025).

Indragiri Hulu (Kemenag) – Penyuluh Agama Islam PPPK pada KUA Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Muhamad Solihin, memberikan penyuluhan dan bimbingan kepada kelompok binaan Majelis Taklim (MT) Al-Hidayah Desa Sei Beras Hilir, Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Kamis (11/9/2025). Kegiatan ini mengangkat tema “Puncak Ilmu dalam Kehidupan Keseharian” sebagai upaya menanamkan nilai pentingnya ilmu dalam membentuk akhlak dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam penyampaiannya, Muhamad Solihin menegaskan bahwa ilmu tidak boleh dipandang semata sebagai pengetahuan teoritis, melainkan harus diwujudkan dalam praktik sehari-hari. “Ilmu harus menjadi cahaya dalam kehidupan kita. Bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat. Inilah yang menjadi puncak ilmu sesungguhnya,” ujarnya di hadapan jamaah majelis taklim.

Penyuluhan ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat kesadaran bahwa pendidikan agama adalah bekal utama dalam menghadapi tantangan hidup. Melalui bimbingan rutin, kelompok majelis taklim dapat menjadi ruang penguatan spiritual sekaligus penggerak sosial di tingkat desa.

Salah satu peserta, Ibu Rukiah, mengaku penyuluhan tersebut membuat dirinya lebih memahami peran ilmu dalam kehidupan sehari-hari. “Kami jadi lebih semangat belajar agama, karena ternyata ilmu itu bukan sekadar untuk tahu, tapi untuk diamalkan. Dengan begitu rumah tangga kami bisa lebih harmonis dan bermanfaat untuk sekitar,” tuturnya.

Kegiatan penyuluhan yang terus digalakkan oleh Kemenag Indragiri Hulu ini diharapkan mampu menumbuhkan masyarakat religius yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing, sekaligus menjaga marwah majelis taklim sebagai pusat pembinaan umat.

(Reski)