Meranti(Kemenag)– Dalam rangka menanamkan pemahaman keagamaan sekaligus melatih keterampilan ibadah fardhu kifayah, kelompok binaan generasi muda MTs Al-Hidayah Desa Sungai Tohor Barat Kecamatan Tebing Tinggi Timur melaksanakan praktek memandikan jenazah pada Jum'at(22/8).
Kegiatan tersebut dipandu langsung oleh Suhelmi, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Tebing Tinggi Timur. Suhelmi memberikan penjelasan rinci tentang tata cara memandikan mayyit sesuai tuntunan syariat Islam, khususnya menurut madzhab Imam Syafi’i.
Dalam pelaksanaan kegiatan, Suhelmi didampingi oleh Endah Diana, selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, serta Muslimah, perwakilan majelis guru MTs Al-Hidayah. Para pendamping turut memberikan arahan dan motivasi agar siswa mengikuti praktik dengan sungguh-sungguh.
Menurut Suhelmi, kegiatan ini sangat penting karena fardhu kifayah merupakan kewajiban kolektif umat Islam yang harus dikuasai oleh generasi muda. “Ilmu ini bukan hanya teori, tetapi harus dipraktikkan agar anak-anak terbiasa dan siap mengamalkan jika suatu saat dibutuhkan di tengah masyarakat,” jelasnya.
Endah Diana, menambahkan bahwa melalui kegiatan praktik ini diharapkan siswa tidak hanya memahami kewajiban agama, tetapi juga tumbuh rasa tanggung jawab sosial. “Kami ingin anak-anak MTs Al-Hidayah tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang dalam akhlak dan keagamaan,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung khidmat dan mendapat antusias tinggi dari para siswa. Mereka terlihat aktif bertanya serta mempraktikkan langsung tata cara memandikan jenazah, mulai dari niat hingga prosesi terakhir sebelum dikafani.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan generasi muda MTs Al-Hidayah memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan dalam mengurus jenazah sebagai bagian dari pengabdian kepada Allah SWT dan kepedulian terhadap sesama umat. (T)