Kuansing (Kemenag) – Upaya pemberantasan buta aksara Al-Qur'an di wilayah Kecamatan Kuantan Mudik terus digalakkan oleh penyuluh agama Islam, Sukri, S.H. Kegiatan ini kembali dilaksanakan di Surau Babul Khairat, Koto Cengar, pada malam hari ba’da Magrib, sebagai bagian dari program rutin "Magrib Mengaji".(05/08/2025)
Dalam kegiatan malam ini, sekitar 20 anak-anak dari Koto Cengar turut serta mengikuti bimbingan baca Al-Qur’an. Dengan pendekatan yang santai namun tetap serius, penyuluh membimbing anak-anak untuk mengenal huruf hijaiyah, memperbaiki makhraj dan tajwid, serta menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci Al-Qur'an.
Sukri menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membekali generasi muda dengan kemampuan dasar membaca Al-Qur’an agar kelak mereka dapat melaksanakan ibadah dengan lebih baik dan memahami ajaran Islam secara benar.
“Anak-anak adalah generasi penerus. Sudah menjadi kewajiban kita untuk membekali mereka dengan ilmu agama, khususnya kemampuan membaca Al-Qur’an,” ujar Sukri.
Masyarakat setempat menyambut baik kegiatan ini dan berharap agar program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk membentuk generasi Qur’ani di masa depan.(SR)