Kuansing (Kemenag) – Hari Ibu di Indonesia diperingati setiap tanggal 22 Desember, bertepatan dengan hari pembukaan Kongres Perempuan Indonesia pertama yang dilaksanakan pada 22–25 Desember 1928. Peringatan ini menjadi momentum bersejarah dalam meneguhkan peran dan kontribusi perempuan Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pada peringatan Hari Ibu Tahun 2025, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menetapkan tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema ini menjadi panduan bagi instansi pemerintah maupun swasta dalam melaksanakan berbagai kegiatan peringatan Hari Ibu, sekaligus menegaskan pentingnya peran strategis perempuan dalam mendukung pembangunan nasional.
Dalam rangka memperingati Hari Ibu tersebut, Upacara Bendera Hari Ibu dilaksanakan di Lapangan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan Singingi, pada Senin (22/12/2025). Upacara ini diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga honorer, serta perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan dan organisasi perempuan di lingkungan Kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan berlangsung khidmat dan tertib sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa serta peran perempuan Indonesia.
Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Pakrin Manalu, S.Pd, bersama ibu-ibu Wanita Katolik St. Maria Bunda Gereja Teluk Kuantan, turut berpartisipasi dalam upacara tersebut sebagai wujud keterlibatan aktif umat Katolik dalam peringatan Hari Ibu.
Keikutsertaan Wanita Katolik dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Gereja terhadap upaya pemberdayaan perempuan serta penguatan peran ibu sebagai fondasi ketahanan keluarga, pembentuk karakter generasi, dan penggerak harmoni sosial, sejalan dengan nilai-nilai moderasi beragama yang diusung Kementerian Agama.
Dalam keterangannya, Pakrin Manalu, S.Pd menyampaikan bahwa Wanita Katolik Teluk Kuantan merupakan salah satu kelompok binaan dalam kegiatan penyuluhan agama Katolik.
“Melalui kebersamaan dan pendampingan yang berkelanjutan, Wanita Katolik berperan aktif dalam memperkuat nilai iman, membangun ketahanan keluarga, serta meneguhkan peran perempuan dalam kehidupan menggereja dan bermasyarakat,” ujarnya.
Melalui peringatan Hari Ibu ini, Penyuluh Agama Kementerian Agama Kuantan Singingi berharap Wanita Katolik Teluk Kuantan terus terlibatan aktif baik dalam lintas agama maupun sektoral dalam membangun keluarga yang beriman, masyarakat yang rukun, serta berkontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. (PM)