Kuansing (Kemenag) – Bersama umat Katolik se-Paroki St. Antonius Padua Teluk Kuantan, Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi; Pakrin Manalu, S.Pd. turut merayakan Misa Temu Pisah. Misa yang berlangsung khidmat tersebut diselenggarakan dalam rangka pelepasan Pastor Ariando Maniuruk, OFMCap yang akan melanjutkan pelayanan ke Paroki Siantar Batu Lima, sekaligus penyambutan Pastor Daniel Erwin Manullang, OFMCap yang resmi bertugas di Paroki St. Antonius Padua Teluk Kuantan, pada Minggu (14/12/2025).
Perayaan Ekaristi ini dilaksanakan bertepatan dengan Minggu Adven III (Minggu Gaudete), yang secara khusus mengajak umat untuk bersukacita dalam penantian akan kelahiran Yesus Kristus. Nuansa sukacita dan syukur terasa kuat, seiring umat memanjatkan doa atas karya pelayanan Pastor Ariando Maniuruk, OFMCap selama bertugas di Teluk Kuantan, sekaligus menyambut dengan penuh harapan kehadiran Pastor Daniel Erwin Manullang, OFMCap sebagai gembala yang baru.
Perayaan Ekaristi dipimpin langsung oleh Pastor Paroki St. Antonius Padua Teluk Kuantan, Pastor Sergius Wijaya, OFMCap. Dalam homilinya, Pastor Sergius menekankan makna sukacita yang lahir dari kebersamaan umat serta kehadiran para imam sebagai anugerah bagi Gereja. Ia mengajak umat untuk membangkitkan sukacita dari dalam diri sebagai kekuatan iman yang menjadikan setiap orang berkat bagi sesama.
“Sukacita itu harus dibangkitkan dari pribadi. Ketika aura positif itu menjadi semangat awal, maka kita akan menjadi berkat. Meskipun ada sakit di hati, beban di pundak, dan pekerjaan yang melelahkan, ketika sukacita itu penuh dalam diri kita, maka kita akan menjadi berkat bagi sesama. Hari ini kita merayakan Ekaristi berbarengan dengan paripurna bersama Pastor Ariando yang menjadi sukacita bagi kita, dan ditambah lagi kehadiran Pastor Erwin yang semakin menambah sukacita umat,” ungkap Pastor Sergius.
Pakrin Manalu, selaku Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, turut berpartisipasi aktif dalam perayaan ini, baik sebagai peserta Paduan Suara maupun sebagai pembawa acara sepanjang kegiatan Temu Pisah. Keterlibatan tersebut menegaskan dedikasi penyuluh sebagai wujud nyata dukungan Kementerian Agama terhadap pembinaan dan penguatan kehidupan iman umat Katolik di wilayah Kuansing.
“Temu pisah ini bukan sekadar pergantian tugas pastor, tetapi merupakan bagian dari proses pembinaan iman umat. Sebagai penyuluh, saya merasa terpanggil untuk hadir, terlibat, dan mendukung setiap dinamika pelayanan Gereja agar umat semakin bertumbuh dalam iman, harapan, dan kasih,” ujar Pakrin.
Dalam rangkaian acara Temu Pisah, umat menyampaikan sambutan dari berbagai unsur, mulai dari wilayah, stasi, lingkungan, hingga kelompok kategorial. Seluruh perwakilan umat menyampaikan ungkapan terima kasih dan apresiasi atas dedikasi serta pelayanan Pastor Ariando Maniuruk, OFMCap selama kurang lebih empat tahun bertugas di Paroki St. Antonius Padua Teluk Kuantan, sekaligus menyampaikan dukungan dan harapan besar kepada Pastor Daniel Erwin Manullang, OFMCap dalam melanjutkan karya pelayanan pastoral di paroki tersebut.
Sementara itu, dalam sambutan perdananya, Pastor Daniel Erwin Manullang, OFMCap mengungkapkan rasa syukur dan sukacita atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menyatakan kesiapan untuk melayani umat Paroki St. Antonius Padua Teluk Kuantan serta mengajak seluruh umat untuk berjalan bersama dalam semangat persaudaraan, keterbukaan, dan sinodalitas, demi membangun Gereja yang hidup, bertumbuh, dan berbuah.
Kegiatan Temu Pisah ditutup dengan sepatah kata dari Pastor Ariando Maniuruk, OFMCap yang disampaikan dengan penuh keharuan. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh umat dan para pelayan Gereja atas kebersamaan selama masa pelayanannya.
“Saya mengucapkan terima kasih atas cinta, dukungan, dan kebersamaan komunitas pastoran, khususnya Guardian Pastor Sergius Wijaya, yang dengan kebapaannya mendukung dan menguatkan saya dalam melayani umat Paroki St. Antonius Padua Teluk Kuantan selama kurang lebih empat tahun ini. Demikian juga kepada DPP, para pengurus, dan umat Allah. Banyak hal indah yang saya alami bersama umat. Mohon doa restu agar saya dapat melanjutkan pelayanan di tempat tugas yang baru, dan semoga persaudaraan kita tetap terjalin dalam kasih Kristus,” ungkap Pastor Ariando.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa penutup dan berkat, serta suasana penuh kekeluargaan yang mencerminkan semangat sukacita iman dalam Minggu Gaudete.