Kuansing (Kemenag) โ Pendidikan iman dan karakter merupakan satu paket yang tidak dapat dipisahkan dari pelayanan publik, khususnya dalam tugas dan tanggung jawab Kementerian Agama. Sebagai wujud komitmen tersebut, Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Pakrin Manalu, S.Pd., melaksanakan penyuluhan Pelajaran Agama Katolik bagi peserta didik Katolik di SDN 025 Sinambek pada Jumat (14/11/2025).
Kegiatan penyuluhan ini menjadi langkah penting dalam memastikan bahwa siswa Katolik tetap memperoleh pendidikan agama yang layak dan berkelanjutan, meskipun sekolah belum memiliki Guru Pendidikan Agama Katolik. Adapun jumlah siswa Katolik di sekolah tersebut adalah 11 orang, yang selama ini tidak mendapatkan pembelajaran agama secara formal di sekolah karena keterbatasan tenaga pendidik.
Dalam penyampaiannya, Pakrin Manalu menegaskan bahwa Kementerian Agama memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan setiap peserta didik menerima layanan pendidikan agama sesuai keyakinannya. โPendidikan iman dan karakter merupakan fondasi utama pembentukan manusia yang berintegritas. Oleh karena itu, negara melalui Kementerian Agama hadir untuk menjamin terpenuhinya hak-hak peserta didik,โ ujarnya.
Penyuluhan berlangsung dengan penuh antusias, diisi dengan materi dasar iman Katolik, pembentukan karakter Kristiani, serta pendampingan untuk menumbuhkan sikap religius sejak usia dini. Kehadiran penyuluh agama di lingkungan sekolah juga menjadi bentuk kehadiran negara dalam memastikan pelayanan publik di bidang pendidikan keagamaan berjalan secara optimal.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa-siswa Katolik di SDN 025 Sinambek semakin termotivasi dalam mengembangkan iman dan karakter, serta mendapatkan pemahaman yang benar sesuai ajaran Gereja. Kementerian Agama berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan pendidikan agama yang inklusif, merata, dan berkualitas bagi seluruh peserta didik tanpa terkecuali.(PM)