0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama KUA Bantan Ajak Pasangan Jaga Cinta dan Iman di Usia Pernikahan Matang

Ringkasan: Bantan (Kemenag) Penyuluh Agama Islam KUA Kec. Bantan Syafriadi, S.Pd.I., M.Pd materi bertema Keluarga Sakinah: Memelihara Cinta dan Iman di Usia Pernikahan yang Matang. Senin, (07/10/2025).Dalam penyampaiannya, Syafriadi mengutip firman Allah dalam QS.

Bantan (Kemenag) – Penyuluh Agama Islam KUA Kec. Bantan Syafriadi, S.Pd.I., M.Pd materi bertema “Keluarga Sakinah: Memelihara Cinta dan Iman di Usia Pernikahan yang Matang.” Senin, (07/10/2025).

Dalam penyampaiannya, Syafriadi mengutip firman Allah dalam QS. Ar-Rum ayat 21 yang artinya: “Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir”.

Syafriadi menegaskan bahwa Tepuk Sakinah yang diperkenalkan dalam sesi bimbingan bukan hanya gerakan simbolik, tetapi sarana edukatif untuk mengingatkan pasangan tentang fondasi rumah tangga yang kokoh, yaitu Sakinah (tenang), Mawaddah (cinta), dan Rahmah (kasih sayang).

Suasana bimbingan berjalan hangat dan interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti penyampaian materi, berdiskusi, serta berbagi pengalaman tentang persiapan menghadapi kehidupan berumah tangga.

Menutup kegiatan, Kepala KUA Kecamatan Bantan kembali mengingatkan agar ilmu yang diperoleh dalam bimbingan ini tidak hanya disimpan, tetapi diamalkan dalam kehidupan rumah tangga sehari-hari.

“Semoga ilmu yang didapat menjadi bekal dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah, serta menjadi pondasi kuat bagi generasi Islam yang berakhlak mulia,” pungkasnya.