Siak (Inmas) Peristiwa Istiwa A’zam atau peristiwa Rashdul Kiblat adalah
fenomena
matahari melintas tepat di atas kabah, sehingga pada momen itu arah kiblat
searah dengan matahari. Itu ditandai dengan bayang-bayang benda tegak lurus
yang akan membelakangi arah kiblat. Ini adalah merupakan waktu yang tepat bagi
kita, umat muslim Indonesia untuk kembali mengecek akurasi arah kiblat.
Turut
mengecek dan menyaksikan peristiwa ini penyuluh agama Islam Kecamatan Minas Masrizal
Al Husyaini.S.H.I.M.Sy bersama tokoh masyarakat kampung Mandiangin mengecek
kembali akurasi arah kiblat di masjid Al Fatih dusun Tuah Sekato lingkungan
SMAN 3 Minas pada Senin (27/05/2024). Dalam kesempatan itu telah terukur
peristiwa Istiwa A’zam dengan bandul tonggak lurus ditambah dengan kompas kiblat
serta alat kayu falakiyah.
Nailut
Autar S.Ag salah satu tokoh masyarakat Kampung Mandiangin menyampaikan ucapan
terimakasih atas kehadiran penyuluh agama Islam yang telah memberikan
pendampingan, “terimakasih kami ucapkan pada Ustadz Masrizal Husyaini yang
telah melakukan pendampingan dan sama-sama menyaksikan peristiwa Istiwa A’zam. Dengan
adanya fenomena ini dapatlah kami mengecek akurasi arah kiblat”. Tuturnya.
Ustadz
Masrizal Al Husyaini dalam kesempatan ini juga menyampaikan ucapan terimakasih
kepada tokoh-tokoh kampung Mandiangin, “terima kasih saya ucapkan kepada tokoh agama
dan tokoh masyarakat yang telah menginisasi tempat untuk sama-sama menyaksikan peristiwa
Istiwa A’zam dalam mengukur kembali arah kiblat. Dan bersama mengabadikan
momentum matahari melintas tepat di atas ka’bah yang hanya akan terjadi puluhan
tahun lagi”. Tuturnya. (Ms/Fz)