0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama KUA Siak Kecil Gencarkan Program Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur'an untuk Anak dan Remaja

Ringkasan: Siak Kecil (Kemenag) - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, melalui para penyuluh agama Islamnya, semakin gencar melaksanakan program pemberantasan buta huruf Al-Qur'an. Program ini menyasar anak-anak dan remaja di wilayah setempat sebagai upaya untuk meningkatkan lit...

Siak Kecil (Kemenag) - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, melalui para penyuluh agama Islamnya, semakin gencar melaksanakan program pemberantasan buta huruf Al-Qur'an. Program ini menyasar anak-anak dan remaja di wilayah setempat sebagai upaya untuk meningkatkan literasi agama sejak dini. Tampak salah seorang penyuluh Agama Islam KUA Siak Kecil, Triono, S.Pd.I sedang memberikan bimbingan terhadap anak anak dan remaja dalam membaca Al Qur'an Jumat, (22/08/2025)

Penyuluhan ini dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk dukungan terhadap visi penyuluhan yakni menciptakan generasi yang religius dan berakhlak mulia. Para penyuluh menggunakan metode yang bervariasi dan mudah dipahami, seperti metode Iqro' dan tahsin, untuk menarik minat para peserta.

Plt. Kepala KUA Siak Kecil, Bapak Ahmad Syahril, S.Ag, mengungkapkan bahwa program ini merupakan salah satu prioritas utama. "Membaca Al Qur'an adalah fondasi penting dalam memahami ajaran Islam. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada lagi anak dan remaja di Siak Kecil yang buta huruf Al Qur'an. Ini bukan hanya tanggung jawab orang tua, tetapi juga tanggung jawab kita bersama," ujarnya.

Triono Menambahkan " Terkedang ada beberapa anak anak tidak serius atau tidak mau ketika orang tua mereka sendiri yang memberikan bimbingan dalam belajar membaca Al Qur'an, maka dalam hal ini penyuluh mengambil peran untuk membantu para orang tua mengenalkan Al Qur'an".

Antusiasme dari anak-anak dan remaja terlihat sangat tinggi. Mereka dengan semangat mengikuti setiap sesi belajar yang dipandu oleh para penyuluh. Selain mengajarkan cara membaca, para penyuluh juga memberikan pemahaman dasar tentang makna dan keutamaan membaca Al Qur'an.

Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat dan tokoh agama setempat. Diharapkan, program ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam pemahaman agamanya.