0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Lubuk Batu Jaya Hidupkan Semangat Keislaman Lewat Kajian Safinatun Najjah

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Dalam upaya memperkuat pemahaman keagamaan dan membina masyarakat agar semakin dekat dengan ajaran Islam, penyuluh agama P3K Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Muhamad Solihin, memberikan penyuluhan dan bimbingan keagamaan kepada kelompok binaan Majelis Taklim Al-Hidayah di Desa Sei...

Indragiri Hulu (Kemenag) – Dalam upaya memperkuat pemahaman keagamaan dan membina masyarakat agar semakin dekat dengan ajaran Islam, penyuluh agama P3K Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Muhamad Solihin, memberikan penyuluhan dan bimbingan keagamaan kepada kelompok binaan Majelis Taklim Al-Hidayah di Desa Sei Beras-Beras, Kecamatan Lubuk Batu Jaya pada Kamis (25/09/2025).

Kegiatan dimulai dengan pembacaan tahmid, tahlil, dan yasin yang dipimpin langsung oleh Solihin. Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan menyelimuti majelis ketika jamaah bersama-sama melantunkan doa dan dzikir. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan kajian kitab Matan Safinatun Najjah karya ulama besar Syaikh Salim bin Samir Al-Hadhrami, yang pada kesempatan kali ini membahas tentang bab Rukun Islam.

Dalam penyampaiannya, Solihin menekankan bahwa memahami Rukun Islam bukan hanya sebatas pengetahuan, tetapi harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud keimanan dan ketundukan kepada Allah SWT.

“Rukun Islam adalah pondasi kehidupan seorang muslim. Jika lima rukun ini dijalankan dengan sungguh-sungguh, maka kehidupan beragama akan lebih tertata dan membawa keberkahan bagi individu maupun masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan majelis taklim memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah perubahan zaman. “Majelis taklim seperti ini adalah benteng moral umat. Dari sinilah lahir masyarakat yang cinta ilmu, berakhlak baik, dan memiliki semangat kebersamaan dalam menjalankan ajaran Islam,” tutur Solihin.

Salah seorang peserta, Fatimah, mengaku senang dengan kegiatan tersebut karena mampu menambah pemahaman agama secara praktis. “Kami merasa lebih paham tentang dasar-dasar Islam dan cara mengamalkannya. Kajian seperti ini membuat kami lebih semangat beribadah dan memperbaiki diri,” ungkapnya.

Kegiatan penyuluhan ini tidak hanya memperkuat pengetahuan keagamaan, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah di antara warga Desa Sei Beras-Beras. Dengan adanya bimbingan rutin dari penyuluh agama, masyarakat diharapkan semakin mantap dalam menjalankan ajaran Islam secara kaffah dan mampu menularkan semangat religiusitas di lingkungan sekitar.

(Reski)