0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Pulau Burung Rutin Laksanakan Maghrib Mengaji Bersama TPA Binaannya

Ringkasan: Tembilahan (Inmas) Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS Kec. Pulau Burung, Jufri melaksanakan kegiatan rutinnya Maghrib Mengaji di Pengajian Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Nurul Hidayah yang merupakan TPA binaannya, kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap hari pada waktu Ba'da Ashar dan Maghri...

Tembilahan (Inmas) – Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS Kec. Pulau Burung, Jufri melaksanakan kegiatan rutinnya Maghrib Mengaji di Pengajian Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Nurul Hidayah yang merupakan TPA binaannya, kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap hari pada waktu Ba'da Ashar dan Maghrib.

TPA merupakan tempat pengajian Al-qur’an, di dalam TPA anak-anak diajarkan tentang ilmu agama seperti mengaji, doa sehari-hari dan surat-surat pendek.  Di sekolah umum banyak anak-anak yang masih belum bisa belajar tentang ilmu agama sehingga mereka perlu pelajaran tambahan seperti di TPA. Belajar ilmu agama di TPA membuat anak-anak lebih mahir dalam mendalami ilmu agama. Selain memperoleh ilmu dengan mengikuti TPA anak-anak juga mendapatkan teman yang lebih banyak lagi sehingga mereka dapat bersosialisasi dengan baik.

Dalam pelaksanaan pengajian TPA Nurul Hidayah Pulau Burung tersebut penyuluh juga memberikan bimbingan bacaan Al-Qur’an dengan baik dan benar serta sesuai dengan kaidah ilmu tauhid, Sabtu (1/6/2024).

“Dengan jumlah santri sebanyak 35 Orang dan di bagi menjadi dua waktu yakni pada waktu Ba'da asar dan Ba'da magrib di Masjid Nurul Ihsan”, ujar Jufri.

Selain aktif pada kegiatan Magrib mengaji, Jufri sebagai penyuluh juga aktif memberikan pengetahuan ilmu Fiqih pada santri yakni setiap seminggu sekali pada hari Minggu dengan programnya didikan subuh untuk mengisi waktu luang santri pada hari libur.

Dalam hal ini Ka. KUA Kec. Pulau Burung mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh penyuluh agama baik di Taman Pendidikan Al-Qur'an maupun di Majelis Ta'lim.

"Pentingnya mendidik anak-anak TPA karena untuk bekalnya di dunia maupun diakhirat nanti, dari pada anak berkeliaran atau main handphone terus, lebih baik mereka mengisi hal-hal yang positif seperti mengikuti pengajian. " ungkap Ka. KUA Kec. Pulau Burung.



-------------------

Editor : Maria