Pekanbaru (Kemenag). Di tengah kesibukan membimbing masyarakat, Enam penyuluh agama dari Kecamatan Tampan mengikuti Pelatihan Tiga Pilar Antisipasi Radikalisme dan Terorisme yang digelar BNPT di Hotel Grand Zuri Pekanbaru, 23–25 September 2025. Enam Penyuluh Agama mewakili enam kelurahan yang ada di kecamatan Tampan.
pelatihan yang diinisiasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bertujuan meningkatkan peran, koordinasi serta kewaspadaan tiga pilar yaitu Bhabinkamtibmas, Lurah dan Penyuluh Agama dalam mendeteksi dini serta mengantisipasi potensi ancaman terorisme di kelurahan di kota Pekanbaru. Pelatihan ini diikuti oleh 17 orang Penyuluh Agama Kementerian Kota Pekanbaru.
Bagi para penyuluh, pelatihan ini bukan sekadar agenda formal. “Kami sehari-hari berhadapan langsung dengan masyarakat, mendengar keluh kesah, sekaligus menjadi tempat bertanya soal kehidupan beragama. Bekal dari pelatihan ini akan sangat membantu kami menjaga umat tetap damai,” tutur bapak Suhaimi, S.Ag salah seorang penyuluh agama dari Tampan.
BNPT menegaskan, peran penyuluh agama sangat strategis karena mereka menjadi jembatan antara nilai-nilai keagamaan dan kehidupan bermasyarakat. Dengan ilmu yang diperoleh, para penyuluh agama Kecamatan Tampan berharap bisa membawa cahaya kedamaian di tengah umat. Dari ruang kelas pelatihan, mereka kembali ke masyarakat dengan semangat baru, Menjaga harmoni, Menebar toleransi dan bersama-sama menutup celah radikalisme.
Sebab, di setiap langkah kecil
penyuluh, tersimpan harapan besar: menghadirkan damai di bumi, dan menyalakan
cahaya persaudaraan tanpa padam di hati umat. (YOY)