Meranti(Kemenag)— Penyuluh Agama Islam Kecamatan Tebing Tinggi kembali menunjukkan komitmennya dalam pelayanan keagamaan dengan melakukan pendampingan terhadap seorang narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selatpanjang yang memutuskan untuk memeluk agama Islam, Rabu(4/6).
Kegiatan pendampingan ini tidak hanya sebatas bimbingan rohani dan pengucapan dua kalimat syahadat, tetapi juga dilanjutkan dengan proses khitan sebagai bagian dari penyempurnaan syariat Islam. Proses ini berlangsung dengan penuh khidmat dan mendapat dukungan dari pihak Lapas Selatpanjang.
Kepala Lapas Selatpanjang, Sugiyanto menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kerjasama yang terjalin baik antara Kementerian Agama melalui penyuluh agama dan pihak lapas dalam memberikan pembinaan keagamaan kepada warga binaan.
“Kami sangat berterima kasih atas kerjasama yang terus terjalin dengan Kementerian Agama, khususnya para penyuluh agama. Ini membuktikan bahwa pembinaan rohani di lapas berjalan aktif dan memberi dampak positif bagi para warga binaan,” ujar Kalapas.
Sementara itu, penyuluh agama yang mendampingi proses ini menyampaikan bahwa pendampingan terhadap mualaf merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab penyuluh dalam memberikan bimbingan agama Islam secara menyeluruh.
“Kami berupaya memberikan pembinaan sebaik mungkin, termasuk bagi saudara kita yang baru masuk Islam, agar mereka dapat memahami ajaran Islam dengan benar dan menjalankannya secara kaffah,” ujar salah satu penyuluh, Muhammad Yazid.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat keimanan dan semangat spiritual warga binaan, serta menjadi inspirasi bagi pembinaan keagamaan lainnya di lingkungan lapas. (T)